Iklan

Iklan

,

Iklan

Putin Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Indonesia dalam Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Moskow

12 Desember 2025, 10:26 WIB

 

Putin Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Indonesia dalam Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Moskow

Indotorial.com – Hubungan Indonesia–Rusia kembali menunjukkan arah yang semakin erat. Dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kremlin, Moskow, Rabu (10/12/2025), Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, energi, industri pertahanan, hingga kerja sama kemanusiaan.


Putin membuka pertemuan dengan menyoroti momen penting 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2025. Ia menyebut bahwa kerja sama Indonesia–Rusia tidak hanya stabil, tetapi juga berkembang secara konsisten.


Menurut Putin, hubungan ekonomi menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan paling positif. Selama sembilan bulan pertama tahun 2025, nilai perdagangan kedua negara tercatat meningkat 17 persen. “Komisi ekonomi bersama bekerja dengan sangat baik. Hubungan ekonomi dan perdagangan kita berkembang sangat signifikan,” ujarnya.


Rusia Siap Terlibat dalam Pengembangan Energi Nuklir Indonesia


Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah kesiapan Rusia untuk mendukung rencana Indonesia dalam pengembangan teknologi energi nuklir sipil. Putin menegaskan bahwa Rusia memiliki pengalaman panjang dan siap berpartisipasi bila Indonesia memutuskan mengajak Moskow dalam proyek strategis tersebut.


“Ada banyak prospek dalam sektor energi, termasuk energi nuklir. Jika Indonesia memutuskan melibatkan Rusia, kami selalu siap membantu,” kata Putin.


Kerja sama di bidang energi ini disebut memiliki potensi besar, mengingat kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat dan upaya pemerintah memperluas sumber energi bersih dan berkelanjutan.


Bahas Industri, Pertanian, hingga Urusan Gandum


Selain energi, kedua pemimpin juga membahas peluang perluasan kerja sama di bidang industri dan pertanian. Salah satu isu penting yang turut disinggung adalah pasokan gandum, komoditas yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan strategis Indonesia.


Putin menegaskan bahwa Rusia siap memperkuat rantai pasok dan dukungan logistik untuk kebutuhan pangan Indonesia.


Kerja Sama Pertahanan Tetap Jadi Pilar Utama


Putin juga menyebut Indonesia sebagai “mitra tradisional” Rusia dalam sektor pertahanan. Kerja sama teknis militer dinilai berjalan solid selama bertahun-tahun. Ia bahkan mengungkapkan bahwa jumlah personel militer Indonesia yang menempuh pendidikan di lembaga militer Rusia terus meningkat.


“Kami siap meningkatkan jumlah ahli militer Indonesia yang belajar di lembaga pendidikan tinggi kami,” tegasnya.


BRICS, Pariwisata, dan Belasungkawa untuk Indonesia


Putin turut mengapresiasi keanggotaan penuh Indonesia di BRICS, sebuah forum ekonomi besar yang dinilai akan membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk kemungkinan perjanjian perdagangan bebas dengan Eurasian Economic Union (EAEU).


Selain isu geopolitik, kedua pemimpin juga membahas peningkatan hubungan kemanusiaan dan pariwisata. Putin menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan konektivitas penerbangan langsung dan kebijakan bebas visa demi mendorong mobilitas warga.


Di awal pertemuan, Putin menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa rakyat Rusia turut merasakan duka yang dirasakan rakyat Indonesia.


Pertemuan Kedua Tahun Ini


Pertemuan di Kremlin ini merupakan yang kedua antara Prabowo dan Putin sepanjang 2025, setelah keduanya bertemu di Saint Petersburg pada Juni lalu. Intensitas dialog ini menunjukkan kedekatan dan keseriusan kedua negara dalam memperluas kerja sama strategis ke depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas