Iklan

Iklan

,

Iklan

Progres Jembatan Bailey di Sumatra Melesat, Tujuh Rampung dalam Waktu Sepekan

16 Desember 2025, 11:39 WIB

 

Progres Jembatan Bailey di Sumatra Melesat, Tujuh Rampung dalam Waktu Sepekan

INDOTORIAL.COM - Pembangunan jembatan darurat jenis Bailey di sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra terus menunjukkan perkembangan signifikan. Upaya percepatan pemulihan akses transportasi ini menjadi sorotan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Bahkan, sebelum sidang dimulai, ditayangkan video yang memperlihatkan capaian pembangunan jembatan bailey yang telah berhasil diselesaikan.


Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dari total 50 jembatan bailey yang ditargetkan dibangun sepanjang Desember ini, tujuh jembatan telah rampung hingga pertengahan bulan. Capaian ini dinilai cukup progresif mengingat medan berat dan kondisi wilayah yang masih terdampak bencana.


“Berikut kami tayangkan empat video dari tujuh jembatan bailey yang sudah jadi terhitung kemarin, dari 50 jembatan yang sedang dibangun pada bulan Desember ini,” ujar Seskab Teddy dalam pembukaan SKP.


Material Jembatan Diangkut dari Jakarta


Menurut Teddy, seluruh material jembatan bailey dikirim langsung dari Jakarta menuju tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Setiap unit jembatan memiliki bobot cukup besar, yakni antara 30 hingga 50 ton, sehingga proses distribusi dan pemasangan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang solid.


Pengiriman material ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah untuk memulihkan konektivitas wilayah, terutama akses utama masyarakat yang terputus akibat bencana alam. Keberadaan jembatan bailey sangat krusial untuk mendukung mobilitas warga, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi lokal.


Sejumlah Jembatan Sudah Mulai Berfungsi


Salah satu jembatan bailey yang telah terpasang adalah Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Hingga 14 Desember, jembatan ini sudah dapat digunakan oleh kendaraan roda dua serta pejalan kaki. Sementara itu, akses untuk kendaraan roda empat ditargetkan segera bisa difungsikan secara penuh dalam waktu dekat.


Di Provinsi Sumatra Utara, Jembatan Bailey Anggoli di Kabupaten Tapanuli Tengah telah terpasang dengan bentang sepanjang 33 meter. Jembatan ini menjadi jalur vital penghubung antarwilayah yang sebelumnya terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.


Tak hanya itu, di Sumatra Barat, dua jembatan bailey juga telah mulai difungsikan kembali, yakni Jembatan Bailey Bawah Kubang di Nagari Selayo dan Jembatan Bailey Sikabau di Nagari Sikabau. Kehadiran jembatan darurat ini disambut positif oleh masyarakat setempat karena langsung berdampak pada kelancaran aktivitas sehari-hari.


Sinergi TNI, Polri, dan Masyarakat


Seskab Teddy menekankan bahwa percepatan pembangunan jembatan bailey tidak lepas dari sinergi kuat antara TNI, Polri, dan masyarakat lokal. Berkat kerja sama tersebut, waktu pemasangan yang biasanya memakan waktu hingga satu bulan, kini bisa diselesaikan hanya dalam sekitar satu minggu.


“Biasanya pemasangan memakan waktu minimal satu bulan, tetapi berkat kerja sama TNI, Polri, dan warga alhamdulillah dapat selesai dalam waktu satu minggu ini,” tandasnya.


Ribuan Personel TNI Dikerahkan


Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan bahwa sebanyak 35 ribu personel TNI telah diterjunkan ke wilayah terdampak bencana. Untuk memperkuat proses pembangunan jembatan bailey, TNI juga menambah empat batalion, terdiri dari tiga batalion zeni dan satu batalion teritorial pembangunan.


“Batalion tersebut akan membantu dalam pembuatan jembatan bailey yang sekarang sedang dibangun, sekaligus pembersihan lumpur dan kayu-kayu, serta membantu pembangunan hunian sementara dan hunian tetap,” jelas Panglima TNI.


Dengan percepatan pembangunan jembatan bailey ini, pemerintah berharap akses transportasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra dapat segera pulih sepenuhnya, sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas