Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Pusat Bergerak Cepat Dukung Pemulihan Aceh Tamiang

14 Desember 2025, 14:32 WIB

 

Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Pusat Bergerak Cepat Dukung Pemulihan Aceh Tamiang

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah, kata Presiden, telah bergerak cepat untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara bertahap di tengah kondisi lapangan yang tidak mudah.


Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat mengunjungi langsung Posko Pengungsian di kawasan Jembatan Aceh Tamiang, Jumat, 12 Desember 2025. Kehadiran Presiden di lokasi menjadi bentuk nyata perhatian negara terhadap warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.


“Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga pengungsi.


Menurut Presiden, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus berupaya mempercepat distribusi bantuan serta pemulihan infrastruktur dasar. Mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga pemulihan fasilitas umum menjadi prioritas agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas secara normal.


Namun demikian, Presiden Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat layanan atau bantuan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Ia mengakui bahwa tantangan di lapangan cukup berat, terutama terkait akses dan kondisi wilayah terdampak.


“Kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya. Sudah mulai? Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit. Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama,” ungkapnya.


Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus melakukan evaluasi serta perbaikan dari hari ke hari. Ia meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan percaya bahwa proses pemulihan akan terus berjalan hingga kondisi benar-benar pulih.


Selain memastikan pemenuhan kebutuhan dasar, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada keberlangsungan aktivitas masyarakat, terutama kegiatan pendidikan bagi anak-anak. Kepala Negara berharap proses belajar-mengajar dapat segera kembali normal agar anak-anak tidak kehilangan waktu belajar terlalu lama akibat bencana.


“Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujar Presiden.


Ia pun memberikan semangat langsung kepada anak-anak di lokasi pengungsian agar tetap tabah dan optimistis menghadapi situasi sulit ini. Menurut Presiden, pemulihan mental dan semangat masyarakat sama pentingnya dengan pemulihan fisik dan infrastruktur.


“Anak-anak yang tabah, yang semangat. Kita cepat kembali supaya anak-anak semua cepat sekolah semuanya,” lanjutnya.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana di masa depan. Ia menekankan perlunya pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang.


Presiden secara tegas mengingatkan seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan. Ia menilai kerusakan alam, seperti penebangan pohon secara sembarangan, dapat memperparah risiko bencana.


“Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah semua lebih waspada, lebih awas. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” tandas Presiden Prabowo.


Kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascabencana, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah menargetkan pemulihan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan masyarakat ke depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas