Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Bertemu Vladimir Putin di Kremlin, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

11 Desember 2025, 10:19 WIB

 

Presiden Prabowo Bertemu Vladimir Putin di Kremlin, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjalani agenda penting di Moskow dengan melakukan pertemuan bilateral bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, pada Rabu, 10 Desember 2025. Pertemuan yang berlangsung di Istana Kremlin itu menjadi salah satu momen penting dalam upaya memperkuat hubungan strategis antara Jakarta dan Moskow.


Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah Rusia, terutama di tengah padatnya jadwal kenegaraan Presiden Putin. Prabowo menyebut kehadirannya di Kremlin merupakan kesempatan penting untuk memperdalam hubungan kedua negara.


“Terima kasih atas penerimaan saya. Saya paham bahwa Presiden Putin agendanya sangat sibuk,” ujar Presiden Prabowo membuka pertemuan.


Selain menyampaikan ucapan terima kasih, Prabowo menyoroti peningkatan interaksi antara Indonesia dan Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebut sejumlah delegasi dari pemerintah Rusia maupun pelaku dunia usaha telah berkunjung ke Jakarta. Pemerintah Indonesia, kata Prabowo, merespons langkah tersebut dengan menghubungkan mereka langsung dengan industri nasional dan perusahaan strategis Tanah Air.


“Saya sudah pertemukan, hubungkan dengan entitas-entitas industri kami, entitas perusahaan-perusahaan kami juga dan sepertinya sudah banyak sekali tindak lanjut yang positif,” tuturnya.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hubungan ekonomi kedua negara sedang memasuki fase yang lebih intens, terutama terkait penguatan kerja sama industri, perdagangan, hingga sektor strategis lainnya. Prabowo menilai momen ini penting untuk memastikan hubungan Indonesia–Rusia terus berkembang secara konkret.


Dalam suasana yang cukup hangat, Presiden Prabowo juga menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Putin untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Undangan tersebut fleksibel, terbuka untuk tahun 2026 maupun 2027, menyesuaikan agenda Presiden Rusia.


“Saya juga ingin mengundang Yang Mulia untuk ke Indonesia pada kesempatan yang beliau miliki. Apakah tahun 2026 atau 2027 tidak ada masalah, kami berharap beliau akan berkunjung ke Indonesia juga. Jangan ke India saja,” ujar Prabowo yang disambut tawa ringan di ruangan pertemuan.


Undangan tersebut mendapat respons positif dari Presiden Putin. “Terima kasih, saya akan datang,” jawab pemimpin Rusia itu dengan singkat namun penuh makna.


Pertemuan bilateral ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia dan Rusia sama-sama memiliki komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis, tidak hanya secara politis, tetapi juga di sektor ekonomi, pertahanan, teknologi, hingga energi. Pemerintah Indonesia berharap langkah ini menjadi landasan penting untuk membangun hubungan yang lebih kohesif dan saling menguntungkan.


Dengan meningkatnya kunjungan diplomatik dan komitmen kedua pihak untuk mempercepat tindak lanjut kerja sama, hubungan Indonesia–Rusia diprediksi akan semakin solid di tahun-tahun mendatang. Pertemuan di Kremlin tersebut menjadi bukti bahwa kedua negara melihat peluang besar untuk memperluas kolaborasi strategis dan memperkuat posisi masing-masing di panggung global.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas