Iklan

Iklan

,

Iklan

Pantau Kesiapan Mudik Nataru, Wapres Gibran Tinjau Stasiun Tawang Semarang

26 Desember 2025, 11:46 WIB

 

Pantau Kesiapan Mudik Nataru, Wapres Gibran Tinjau Stasiun Tawang Semarang

INDOTORIAL.COM - SEMARANG – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Kota Semarang, Jawa Tengah, usai menghadiri Perayaan Natal bersama umat Kristiani di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga. Pada Kamis (25/12/2025), Wapres menyambangi Stasiun Tawang, Kecamatan Semarang Utara, untuk memastikan kesiapan layanan transportasi publik menjelang arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.


Kunjungan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana transportasi, khususnya kereta api, dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur panjang akhir tahun.


Setibanya di Stasiun Tawang, Wapres Gibran didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Kehadiran Wapres disambut oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI), antara lain Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko, Direktur SDM dan Kelembagaan PT KAI Atih Nurhayati, Kepala Daop 4 Semarang Suharjono, serta Kepala Stasiun Tawang Nanang Parikesit.


Dalam peninjauan tersebut, Wapres mengecek langsung berbagai fasilitas utama stasiun, mulai dari ruang tunggu penumpang, sistem keselamatan perjalanan, posko pelayanan Nataru, hingga perkembangan proyek revitalisasi Stasiun Tawang yang saat ini masih berjalan. Ia memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal demi menunjang kenyamanan dan keamanan para pemudik.


Dalam keterangan tertulisnya, Wapres Gibran mengungkapkan bahwa jumlah pemudik menuju Jawa Tengah diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama masa Nataru 2025/2026 diprediksi naik sebesar 2,71 persen.


“Sebanyak 20,3 juta orang diperkirakan akan bergerak menuju Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan utama mudik,” ujar Wapres.


Menyikapi peningkatan mobilitas tersebut, Wapres menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia meminta seluruh pihak terkait, mulai dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, hingga operator transportasi, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sesuai arahan Presiden Prabowo, kewaspadaan harus terus ditingkatkan dengan langkah-langkah antisipatif agar arus perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” imbuhnya.


Pada kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat dan petugas yang tetap siaga selama masa libur Nataru. Ia menilai dedikasi para petugas menjadi kunci utama kelancaran transportasi publik.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat dan petugas yang bekerja dengan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat,” kata Gibran.


Di sela-sela peninjauan, Wapres menyempatkan diri menyapa para pemudik yang tengah menunggu keberangkatan di ruang tunggu stasiun. Dalam suasana hangat dan santai, ia berpesan agar para pemudik selalu menjaga kesehatan dan berhati-hati selama perjalanan, serta mendoakan agar seluruh penumpang tiba di tujuan dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga.


Tak hanya itu, Wapres juga menyapa masyarakat dan para pengemudi ojek daring yang berada di sekitar area Stasiun Tawang.


Sementara itu, berdasarkan Siaran Pers PT KAI Daop 4 Semarang tertanggal 23 Desember 2025, tercatat lonjakan jumlah penumpang yang signifikan selama enam hari masa angkutan Nataru, yakni periode 18–23 Desember 2025. Total penumpang mencapai 279.057 orang, dengan puncak pergerakan terjadi pada Senin (22/12/2025) sebanyak 53.365 penumpang.


Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan komitmen PT KAI untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api di tengah tingginya antusiasme masyarakat selama libur Nataru.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas