Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Laporkan Hasil KTT G20 ke Presiden Prabowo di Istana Merdeka

26 November 2025, 08:58 WIB

 

Wapres Gibran Laporkan Hasil KTT G20 ke Presiden Prabowo di Istana Merdeka

Indotorial.com — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Kunjungan tersebut berlangsung sehari setelah Wapres Gibran kembali dari Johannesburg, Afrika Selatan, usai mewakili Presiden dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2025.


Informasi ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulis. Menurutnya, Wapres Gibran langsung menuju Jakarta setelah rangkaian agenda G20 selesai digelar. “Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali ke Jakarta pada Senin (24/11/2025) setelah mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Johannesburg,” tulis Teddy.


Laporan Langsung Setelah Tiba di Tanah Air


Setibanya di Indonesia, agenda pertama Wapres Gibran adalah menyampaikan laporan lengkap kepada Presiden Prabowo. Laporan tersebut mencakup hasil pembahasan dalam forum global hingga tindak lanjut terhadap berbagai peluang kerja sama internasional.


“Setibanya di Jakarta, Wapres Gibran melaporkan hasil KTT G20 kepada Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan dan kerja sama internasional yang telah dibahas,” ujar Teddy dalam keterangannya.


Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat arah diplomasi Indonesia, terutama dalam kerja sama multilateral yang membahas teknologi, pembangunan global, hingga stabilitas ekonomi dunia.


Peran Aktif Indonesia dalam G20 2025


Menurut Seskab Teddy, Wapres Gibran berpartisipasi aktif dalam sejumlah sesi diskusi utama G20. Kehadiran Indonesia, kata Teddy, mendapatkan perhatian positif karena membawa gagasan mengenai pembangunan ekosistem teknologi global yang inklusif.


“Wapres menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong pemerataan akses teknologi serta kemitraan global yang berkeadilan,” jelas Teddy.


Dalam pidatonya, Wapres Gibran menyoroti pentingnya kolaborasi dunia dalam mempercepat transformasi digital, terutama bagi negara berkembang. Indonesia disebut berkomitmen untuk menjadi jembatan antara negara maju dan negara berkembang dalam memastikan inovasi teknologi tidak hanya dinikmati oleh sebagian kecil negara.


Membawa Pesan Para Pemimpin Dunia


Selain membawa laporan substantif, Wapres Gibran juga membawa pesan khusus dari sejumlah kepala negara yang ia temui selama forum berlangsung. Berbagai pemimpin dunia disebut menyampaikan salam hangat dan penghormatan kepada Presiden Prabowo.


“Wapres Gibran juga menyampaikan salam hangat dari para pemimpin dunia kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan dan hubungan diplomatik yang erat,” kata Teddy.


Gestur tersebut menandakan hubungan baik Indonesia dengan negara-negara anggota G20. Kehadiran Gibran yang mewakili Prabowo dinilai memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam isu teknologi, ekonomi global, dan pembangunan berkelanjutan.


Penguatan Diplomasi dan Agenda Lanjutan


Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Istana Merdeka diperkirakan akan menjadi dasar bagi langkah-langkah Indonesia dalam menindaklanjuti berbagai peluang yang muncul dari G20. Mulai dari kerja sama investasi, inovasi teknologi, hingga kemitraan energi bersih disebut akan menjadi agenda lanjutan pemerintah.


Kunjungan Wapres Gibran ke G20 juga menunjukkan peran aktif Indonesia di panggung global, sekaligus komitmen pemerintah dalam menjawab tantangan teknologi dan pembangunan masa depan.


Dengan laporan lengkap yang telah disampaikan kepada Presiden Prabowo, Indonesia kini bersiap memaksimalkan momentum hasil G20 untuk memperkuat posisi negara di mata dunia.


(Indotorial.com)




Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas