Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Raja Yordania, Bukti Eratnya Hubungan Dua Negara

15 November 2025, 12:00 WIB

 

Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Raja Yordania, Bukti Eratnya Hubungan Dua Negara

Indotorial.com, - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima salah satu penghargaan tertinggi dari Kerajaan Yordania Hasyimiah, yakni “The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance)”, dalam sebuah momen bersejarah yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 14 November 2025. Penghargaan kehormatan itu diserahkan secara langsung oleh Raja Abdullah II ibn Al Hussein saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.


Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni diplomatik. The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda merupakan tingkatan tertinggi dari Order of the Renaissance—sebuah tanda kehormatan yang diberikan hanya kepada individu dengan kontribusi besar terhadap hubungan dan kepentingan Kerajaan Yordania. Penerimanya bukan sembarang tokoh; penghargaan ini biasanya dianugerahkan kepada raja, pangeran, kepala negara, hingga pejabat setingkat perdana menteri.


Dengan posisi tertingginya, Bejewelled Grand Cordon menempati tempat istimewa dalam tradisi kehormatan Yordania. Deretan nama besar dunia yang pernah menerimanya juga menunjukkan betapa prestisius penghargaan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Prince Philip—Duke of Edinburgh, Raja Denmark Frederik X, Ratu Belanda Maxima, hingga Angela Merkel, Kanselir Jerman yang menjabat selama 16 tahun. Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embaló juga termasuk dalam daftar tokoh global penerima penghargaan ini. Kini, nama Presiden Prabowo Subianto resmi bergabung dalam daftar tersebut.


Penghargaan yang diterima Presiden Prabowo ini mencerminkan pengakuan Raja Abdullah II terhadap peran aktif Indonesia dalam mendorong kerja sama strategis antara kedua negara. Selama ini, hubungan Indonesia–Yordania memang dikenal hangat dan produktif, terutama dalam isu kemanusiaan, stabilitas kawasan Timur Tengah, pertahanan, serta berbagai agenda global yang menjadi perhatian bersama. Kontribusi Indonesia dalam isu Palestina juga menjadi salah satu pilar yang semakin memperkuat kemitraan kedua negara.


Usai acara penganugerahan, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kehormatan ini bukan hanya milik Presiden Prabowo secara pribadi, tetapi juga sebuah kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Itu merupakan bentuk penghargaan. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima,” ujarnya kepada media.


Penganugerahan yang berlangsung khidmat di Istana Merdeka ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang terus memainkan peran penting dalam percaturan diplomasi internasional. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia disebut semakin aktif mendorong dialog lintas negara dan membangun jembatan kerja sama di tengah dinamika global yang semakin rumit.


Momentum ini juga memperkuat optimisme bahwa hubungan Indonesia–Yordania akan terus berkembang, tidak hanya pada bidang-bidang yang selama ini menjadi fokus utama seperti kemanusiaan dan pendidikan, tetapi juga pada kerja sama strategis baru yang dapat membawa manfaat bagi kedua negara.


Dengan diterimanya The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda, Presiden Prabowo menambah daftar panjang pencapaian diplomatik Indonesia. Penghargaan ini menjadi simbol bahwa kontribusi Indonesia dalam membangun perdamaian dan stabilitas global diakui secara nyata oleh komunitas internasional.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas