Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Tegaskan Kebijakan Pemerintah Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

4 November 2025, 20:58 WIB

 

Presiden Prabowo Tegaskan Kebijakan Pemerintah Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Indotorial.com, - Jakarta, 4 November 2025 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintahannya harus berpihak kepada kepentingan rakyat banyak. Kepala Negara menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang bersih, efisien, dan bebas dari praktik penyelewengan.


“Ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Uang itu dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara. Makanya kita harus mencegah semua kebocoran. Kita sungguh-sungguh harus hentikan penyelewengan dan korupsi. Uang rakyat gak boleh dicuri karena akan kita kembalikan kepada pelayanan untuk rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa (4/11/2025).


Presiden menjelaskan bahwa penguatan layanan transportasi publik, seperti Kereta Rel Listrik (KRL), merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menyediakan sarana transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menanggung sebagian besar biaya operasional transportasi publik agar dapat terus dinikmati seluruh lapisan masyarakat.


Selain sektor transportasi, Presiden Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap ketahanan dan kemandirian ekonomi nasional. Ia menyebutkan sejumlah capaian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta upaya menuju swasembada energi dalam beberapa tahun mendatang.


“Alhamdulillah dengan cepat pemerintah yang saya pimpin, tim yang membantu saya berhasil. Kita produksi pangan tertinggi sepanjang sejarah Republik. Cadangan pangan kita sekarang terbesar sepanjang Republik Indonesia berdiri. Kita aman di bidang pangan dan terus akan kita amankan,” ungkap Presiden.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut menekankan pentingnya rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap kemampuan bangsa sendiri. Ia mengapresiasi kemajuan teknologi dan pelayanan PT KAI yang dinilainya telah mencapai standar internasional.


“Saya sering di luar negeri, kereta api kita ini tidak kalah dengan kereta api di manapun. Jadi, kalau anak bangsa berbuat yang baik, yang hebat, yang dikagumi bangsa lain, ya kita juga harus menghargai,” ujar Prabowo.


Menutup sambutannya, Presiden menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan PT KAI atas dedikasi dan pengabdiannya kepada rakyat Indonesia.

“Kereta api kebanggaan kita. Kalau di Jawa dulu panggilannya sepur, sepur. Tapi jaga kebersihan,” pungkas Kepala Negara.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas