Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Besar-Besaran untuk Reformasi Pendidikan Nasional

29 November 2025, 22:10 WIB

 

Presiden Prabowo Tegaskan Digitalisasi Besar-Besaran untuk Reformasi Pendidikan Nasional

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan besar-besaran di sektor pendidikan lewat langkah berani dan percepatan digitalisasi pembelajaran. Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara besar tidak boleh tertinggal dari perkembangan global. Menurutnya, pembenahan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan progresif.


“Pendidikan akan kita benahi, kita perbaiki secara besar-besaran. Kita negara besar, persoalan kita besar. Kita mengejar negara-negara lain yang begitu cepat perkembangannya,” tegas Presiden. “Untuk itu, kita harus mengambil langkah-langkah yang berani.”


Digitalisasi Menjadi Fondasi Pembelajaran Masa Depan


Prabowo menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci akselerasi kemajuan pendidikan Indonesia. Salah satu langkah konkret pemerintah adalah pengadaan papan interaktif digital yang dikirimkan ke berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Inovasi ini disebut sebagai salah satu strategi “lompatan teknologi” untuk menciptakan kualitas pembelajaran yang setara dari Sabang hingga Merauke.


“Kita menggunakan teknologi untuk melompat. Saya mengirim layar interaktif ke semua sekolah di Republik Indonesia,” ujar Prabowo.


Menurut laporan yang disampaikan Presiden, distribusi perangkat digital tersebut berjalan cepat dan masif. Ia menargetkan seluruh 288 ribu sekolah di Indonesia akan menerima layar interaktif sebelum awal 2026.


“Insyaallah akhir Desember atau awal Januari akan sampai ke seluruh 288 ribu sekolah. Masalahnya hanya cuaca yang menantang, terutama untuk daerah-daerah terpencil,” jelasnya. Meski demikian, Presiden mengapresiasi kerja keras tim distribusi yang terus berupaya menjangkau pelosok negeri.


Penambahan Perangkat Digital Tiap Tahun


Tidak berhenti pada tahap pertama, pemerintah juga merencanakan penambahan perangkat digital secara bertahap. Pada tahun depan, setiap sekolah akan mendapatkan tambahan tiga layar interaktif, diikuti dua layar lagi pada tahun berikutnya. Target akhirnya adalah memastikan setiap kelas memiliki perangkat pembelajaran digital lengkap.


“Konten-kontennya pun sangat besar jumlahnya. Hampir semua pelajaran dari semua tingkatan bisa diakses lewat layar tersebut,” tambah Prabowo.


Guru Terbaik Nasional dan Internasional Siap Mengajar Siswa di Pelosok


Dalam upaya pemerataan mutu pendidik, Prabowo memaparkan rencana menghadirkan studio terpusat yang akan menjadi tempat penyiaran materi pembelajaran dari para guru terbaik, termasuk pengajar asli dari berbagai negara.


“Semua sekolah di pelosok manapun bisa belajar bahasa Inggris dari guru asli Inggris, atau bahasa Mandarin dari guru asli Mandarin, dan begitu juga dengan bahasa lain seperti Jepang, Korea, Perancis, Jerman, hingga Portugis,” ujar Presiden.


Dengan penguasaan bahasa internasional tersebut, Prabowo berharap generasi muda Indonesia memiliki daya saing global. “Supaya nanti anak-anak kita begitu lulus, mereka bisa bekerja di manapun di bumi ini,” tutup Presiden Prabowo.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas