Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran di Bantul: Dorong Konektivitas, Ekonomi, dan Pariwisata DIY

20 November 2025, 09:59 WIB

 

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran di Bantul: Dorong Konektivitas, Ekonomi, dan Pariwisata DIY

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 19 November 2025. Dalam kunjungannya, Kepala Negara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang memperkuat konektivitas antarwilayah menjadi salah satu kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Indonesia.


Menurut Presiden Prabowo, keberadaan jembatan baru ini akan memangkas waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus memutar cukup jauh, terutama bagi warga yang beraktivitas di kawasan sekitar Sungai Opak dan jalur menuju wilayah-wilayah bersejarah di Bantul. Dengan akses yang lebih efisien, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung dampak positifnya, baik untuk mobilitas harian maupun sektor ekonomi lokal.


“Tadi kita sudah mendengar arti historis dari tempat ini, tempat perjuangan Pangeran Mangkubumi melawan Belanda, markasnya di sini. Juga bahwa ini nanti akan diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga kepada daerah yang begitu indah, begitu penting dalam budaya Jawa, penuh spiritualitas,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Selain menyoroti aspek sejarah, Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan penataan kawasan secara lebih terpadu. Termasuk di dalamnya pengembangan fasilitas wisata, ruang publik, hingga akomodasi untuk wisatawan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya performa sektor pariwisata nasional yang disebut Presiden tumbuh sekitar 20 persen tahun ini.


“Alhamdulillah tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen, salah satu peningkatan sangat berarti dalam perkembangan ekonomi kita,” tambahnya.


Presiden Prabowo turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Kabanaran, mulai dari jajaran Kementerian Pekerjaan Umum hingga pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya perawatan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


“Saya titip perawatan dan juga untuk selanjutnya kalangan PU untuk melaksanakan proyek-proyek infrastruktur dengan sebaik-baiknya,” ucap Kepala Negara.


Dalam sesi wawancara usai acara peresmian, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa jembatan ini akan menjadi pengungkit mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi lokal. Ia berharap penataan kawasan sekitar jembatan dapat dilakukan secara terintegrasi sehingga mampu menjadi pusat pertumbuhan baru, termasuk bagi pelaku UMKM.


“Diharapkan kawasannya bisa terintegrasi sehingga UMKM akan kita bina, kita atur supaya bisa ada kebersihan, fasilitas yang baik, sehingga UMKM lah yang akan mendorong kegiatan pariwisata,” jelasnya.


Presiden menutup keterangannya dengan menekankan bahwa pembangunan hotel dan fasilitas wisata lainnya harus tetap memperhatikan identitas budaya Jawa serta kelestarian lingkungan. “Nanti hotel-hotelnya juga akan disesuaikan dengan arsitektur kita sendiri, yang cocok dengan budaya dan lingkungan kita,” pungkasnya.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas