Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Sekaligus Empat Proyek Infrastruktur Strategis Secara Hybrid

20 November 2025, 09:56 WIB

 

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Sekaligus Empat Proyek Infrastruktur Strategis Secara Hybrid

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 19 November 2025. Peresmian ini menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan konektivitas wilayah selatan Jawa, sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga meresmikan empat proyek infrastruktur lain secara hybrid dari berbagai daerah di Indonesia. Proyek-proyek tersebut meliputi Underpass Gatot Subroto di Sumatera Utara, Jembatan Sungai Sambas Besar di Kalimantan Barat, Underpass Joglo Surakarta, dan Flyover Canguk di Jawa Tengah.


Kelima proyek ini diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan mobilitas masyarakat, memperkuat jalur logistik, dan membuka akses ekonomi baru di berbagai wilayah. “Pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama peningkatan pemerataan ekonomi serta kualitas hidup masyarakat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Dorong Pariwisata dan Konektivitas Kawasan Selatan


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya infrastruktur sebagai pengungkit pertumbuhan pariwisata dan penciptaan lapangan kerja. Ia menilai kawasan Bantul dan wilayah selatan Pulau Jawa memiliki potensi besar yang perlu ditopang oleh akses transportasi yang memadai.


“Ini nanti akan diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga kepada daerah yang begitu indah, begitu penting dalam budaya Jawa. Kita mendengar ada rencana-rencana untuk membangun kawasan ini untuk mendukung pariwisata,” tutur Presiden. Ia menambahkan bahwa dukungan infrastruktur akan membuka peluang hadirnya hotel, fasilitas baru, dan aktivitas ekonomi kreatif yang lebih hidup.


Lima Proyek, Empat Provinsi, Total Anggaran Rp1,97 Triliun


Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam laporannya menegaskan bahwa proyek-proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas ruang publik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi regional.


“Total yang kita resmikan pada hari ini adalah dua jembatan, dua underpass, dan satu flyover di empat provinsi, dengan total biaya Rp1,97 triliun,” jelas Dody.


Peresmian ini juga bertepatan dengan persiapan pemerintah menghadapi masa liburan Natal dan Tahun Baru, di mana mobilitas masyarakat biasanya meningkat tajam. Infrastruktur baru diharapkan mampu memperlancar perjalanan dan meningkatkan keselamatan transportasi.


Manfaat Ekonomi untuk Nelayan, Petani, dan Sektor Wisata


Jembatan Kabanaran sendiri memiliki peran strategis bagi masyarakat pesisir selatan. Jalur ini merupakan akses vital bagi nelayan lokal, petani garam, serta sentra industri rumput laut yang sangat membutuhkan jalur distribusi lebih efisien. Dengan terhubungnya wilayah pesisir, biaya logistik dapat ditekan dan proses distribusi hasil panen dapat berlangsung lebih cepat.


Tidak hanya itu, sektor wisata pesisir di Bantul—yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama DIY—juga diprediksi mengalami peningkatan kunjungan. Infrastruktur baru ini membuka akses bagi wisatawan untuk menjangkau lokasi-lokasi pantai dan kawasan budaya yang sebelumnya sulit dicapai.


Simpul Baru Konektivitas Selatan Jawa


Dengan hadirnya Jembatan Kabanaran, pemerintah memperkuat koridor selatan sebagai jalur strategis untuk perdagangan, pariwisata, dan pengembangan industri. Infrastruktur ini menjadi simpul baru yang menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan wilayah selatan Jawa.


Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara peresmian tersebut antara lain Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas