Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran: 1.337 Sekolah Ikut Serentak dari 38 Provinsi

18 November 2025, 20:39 WIB

 

Presiden Prabowo Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran: 1.337 Sekolah Ikut Serentak dari 38 Provinsi

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas dalam sebuah acara yang dipusatkan di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Senin (17/11/2025). Peluncuran ini juga diikuti secara daring oleh 1.337 sekolah dari 38 provinsi, menandai langkah besar Pemerintah dalam mempercepat pemerataan layanan pendidikan digital di seluruh Indonesia.


Sejak tiba di lokasi acara, suasana meriah langsung terasa. Presiden Prabowo disambut sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Kepala SMPN 4 Kota Bekasi, Sungkawati. Para siswa yang berjajar rapi menyuguhkan penampilan drumben, menyanyikan lagu-lagu nasional, dan melambaikan bendera Merah Putih kecil—sebuah sambutan khas dunia pendidikan yang hangat namun penuh semangat.


Setelah menyapa para siswa dan tamu undangan, Presiden Prabowo langsung meninjau demonstrasi pembelajaran berbasis teknologi yang ditampilkan di dalam kelas. Melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital, Kepala Negara menyaksikan langsung bagaimana teknologi telah mulai mengubah cara guru mengajar dan cara siswa berinteraksi dengan materi pelajaran.


Proses belajar yang ditampilkan terlihat lebih hidup, interaktif, dan mudah diikuti. Fitur-fitur visual dan audio yang terpadu membuat materi pelajaran lebih menarik dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa—sebuah gambaran nyata dari arah pembelajaran modern yang ingin dicapai pemerintah.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada guru, tenaga pendidik, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mendorong percepatan digitalisasi pembelajaran. Menurut Presiden, pemanfaatan teknologi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.


“Sudah 75 persen dari semua sekolah di seluruh Indonesia sudah menerima panel interaktif. Dan Alhamdulillah panel ini kita harapkan bisa membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat, belajar lebih cepat, punya akses kepada semua ilmu, semua bahan yang diperlukan,” ujar Presiden Prabowo.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam laporannya menjelaskan bahwa Digitalisasi Pembelajaran merupakan wujud dari janji Presiden Prabowo pada peringatan Hari Guru Nasional 2024. Program ini sekaligus menjadi implementasi Inpres No. 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi sekolah serta digitalisasi pembelajaran, serta Perpres No. 79 Tahun 2025 mengenai pemutakhiran rencana kerja pemerintah.


Menurut Abdul Mu’ti, pemerintah secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi pada sekolah-sekolah penerima perangkat IFP. Hasilnya, perubahan signifikan mulai terlihat. Metode belajar menjadi lebih menyenangkan, antusiasme siswa meningkat, dan capaian pembelajaran menunjukkan tren positif.


Hingga pertengahan November 2025, pemerintah telah mengirim 172.550 perangkat ke berbagai sekolah. Sebanyak 43.022 perangkat lainnya sedang dalam perjalanan, dan ditargetkan seluruh distribusi rampung pada Desember 2025.


Acara peluncuran ini juga dihadiri sejumlah menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, pimpinan Komisi X DPR RI, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap akselerasi pendidikan digital di Tanah Air.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas