Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora Indonesia di Sydney, Malam Penuh Semangat dan Harapan

12 November 2025, 16:52 WIB

 

Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora Indonesia di Sydney: Malam Penuh Semangat dan Harapan

Indotorial.com, - Suasana hangat begitu terasa di lobi hotel tempat Presiden Prabowo Subianto menginap di Kota Sydney, Australia, Selasa malam, 11 November 2025. Meski waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 22.30 waktu setempat, semangat puluhan warga dan diaspora Indonesia tak surut sedikit pun. Mereka sudah menunggu sejak sore hari, membawa bendera Merah Putih dan rasa rindu akan tanah air.


Dari luar kawasan hotel, para diaspora dengan penuh antusias melambai-lambaikan bendera sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen itu seolah menjadi pengingat bahwa jarak bukanlah penghalang untuk menunjukkan cinta pada negeri. Ketika Presiden Prabowo tiba di pintu masuk, dua anak Indonesia yang mengenakan pakaian tradisional menyambutnya dengan senyum merekah dan menyerahkan bunga sebagai simbol hormat.


Begitu memasuki lobi, Presiden langsung disambut para menteri Kabinet Merah Putih yang telah lebih dulu berada di Sydney. Di antaranya Menko Polhukam Djamari Chaniago, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, serta Konjen RI di Sydney Leonard Sondakh.


Bagi para diaspora, momen ini bukan sekadar melihat Presiden dari kejauhan. Banyak dari mereka yang merasa benar-benar diapresiasi karena Prabowo meluangkan waktu untuk menyalami satu per satu warga yang hadir. Annie, warga Indonesia yang telah lama bermukim di Sydney, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.


“Bagusnya ini Bapak karena dia sempat salamin orang satu per satu. Kelihatan capek, tapi semangatnya luar biasa,” ujarnya dengan mata berbinar. Ia juga berharap hubungan Indonesia–Australia bisa semakin erat, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebijakan imigrasi.


Harapan serupa datang dari Urfan, mahasiswa penerima beasiswa LPDP 2024 di University of New South Wales. Menurutnya, kehadiran Presiden membawa motivasi tersendiri bagi anak-anak muda Indonesia di luar negeri. “Senang banget bisa lihat langsung. Harapannya ada manfaat nyata dari kunjungan bilateral ini,” tuturnya optimis.


Sementara Nawa, mahasiswa Academy of Music and Performing Arts Australia, menilai bahwa kunjungan Presiden turut mempersatukan komunitas diaspora. “Ini pengalaman yang menarik, bisa ketemu banyak teman Indonesia dari berbagai latar belakang,” katanya.


Malam itu, kehadiran Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar agenda diplomatik, tetapi juga bukti kedekatan pemimpin dengan rakyatnya—bahkan di negeri seberang. Sapaan hangat dan lambaian tangannya menjadi momen yang akan lama dikenang para diaspora Indonesia di Sydney, sebagai pengingat bahwa mereka tetap bagian dari Indonesia, sejauh apa pun mereka melangkah.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas