Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Terima Delegasi Persatuan Emirat Arab, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

21 Oktober 2025, 21:17 WIB

 

Presiden Prabowo Terima Delegasi Persatuan Emirat Arab, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

Indotorial.com, - Jakarta, 21 Oktober 2025 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan delegasi Persatuan Emirat Arab (PEA) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (21/10). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, menandai semakin eratnya hubungan strategis antara kedua negara di berbagai bidang, mulai dari energi, infrastruktur, hingga pendidikan.


Delegasi PEA dipimpin oleh Faisal Al Bannai, Advisor of the President of the UAE for Strategic Research and Advanced Technology sekaligus Chairman of EDGE Group. Turut hadir dalam rombongan antara lain Abdulla Salem Al-Dhaheri, Duta Besar PEA untuk Indonesia; Omar Al Zaabi, President Trading & Mission Support EDGE Group; Ahmed Al Shamsi, SVP Chairman of EDGE Group; serta Abdulla Al Marzooqi, Office Manager of HE Faisal Al Bannai.


Usai pertemuan, Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al-Dhaheri mengungkapkan bahwa pembahasan dengan Presiden Prabowo berfokus pada penguatan kerja sama strategis yang terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.


“Kami telah membahas banyak bidang kerja sama. Kami berbicara tentang perumahan, infrastruktur, dan berbagai sektor lainnya,” ujar Al-Dhaheri kepada awak media.


Menurutnya, nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan PEA telah meningkat signifikan, dari 1,9 miliar dolar AS pada 2021 menjadi lebih dari 5 miliar dolar AS saat ini.


Al-Dhaheri menambahkan, jika sebelumnya hubungan kedua negara lebih banyak berfokus pada sektor minyak dan gas, pelabuhan, serta pendidikan, maka sejak kunjungan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada 2019, kolaborasi telah meluas ke sektor-sektor baru seperti energi terbarukan, pertanian, dan pendidikan.


“Kami telah bekerja sama di bidang energi terbarukan, pendidikan, dan pertanian. Salah satu contohnya adalah proyek energi terbarukan Cirata di Jawa Barat yang kini terus dikembangkan. Saya percaya hubungan antara Persatuan Emirat Arab dan Indonesia selalu berada di jalur positif,” jelasnya.


Dalam bidang energi, Al-Dhaheri menyoroti potensi besar kerja sama eksplorasi dan produksi gas alam di Indonesia. Ia menegaskan, kemitraan tersebut tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi di bidang energi bersih.


“Kami memang memiliki beberapa bentuk kerja sama energi, termasuk produksi gas alam di Laut Andaman, Provinsi Aceh. Temuan tersebut merupakan pencapaian besar, bahkan belum pernah terjadi di Indonesia selama 20 tahun terakhir. Ini adalah kisah sukses yang patut dibanggakan untuk energi terbarukan,” tuturnya.


Selain energi dan infrastruktur, sektor pendidikan turut menjadi perhatian bersama. Al-Dhaheri mengungkapkan bahwa akan ada delegasi dari PEA yang segera berkunjung ke Indonesia untuk memperluas kerja sama pendidikan antara kedua negara.


“Kami memiliki delegasi yang akan berkunjung dari Persatuan Emirat Arab terkait pendidikan, dan Anda akan mendengar banyak kabar baik tentang hal itu,” pungkasnya.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas