Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-28 ASEAN–Jepang di Kuala Lumpur, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Energi Bersih

27 Oktober 2025, 21:37 WIB

 

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-28 ASEAN–Jepang di Kuala Lumpur, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Energi Bersih

Indotorial.com, - Kuala Lumpur, 26 Oktober 2025 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-28 ASEAN–Jepang yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Minggu (26/10). Pertemuan ini menandai kelanjutan kemitraan strategis yang telah terjalin lebih dari lima dekade antara ASEAN dan Jepang.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Jepang terhadap Sentralitas ASEAN serta komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.


“ASEAN dan Jepang telah lama menjadi mitra dalam memajukan perdamaian, kemakmuran, dan konektivitas di kawasan Indo-Pasifik. Di tengah dunia yang semakin penuh ketidakpastian, kerja sama kita tetap menjadi jangkar yang kokoh bagi perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujar Presiden Prabowo.


Kepala Negara juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi yang inklusif melalui implementasi efektif ASEAN–Japan Comprehensive Economic Partnership serta Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Ia juga mendorong perluasan kolaborasi di bidang ekonomi digital dan konektivitas keuangan.


“Sekarang adalah saatnya untuk mewujudkan prinsip-prinsip bersama kita melalui kerja sama yang bermakna dan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat kita. Hubungan ekonomi antara ASEAN dan Jepang terus berkembang dan beradaptasi dengan dinamika zaman,” imbuh Presiden Prabowo.


Selain bidang ekonomi, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya transisi energi sebagai prioritas strategis. Ia menyambut baik kemitraan Jepang dalam pengembangan energi bersih, termasuk hidrogen, mobilitas listrik, dan bahan bakar berkelanjutan.


“Kemitraan Jepang dalam pengembangan hidrogen, mobilitas listrik, dan bahan bakar berkelanjutan sangat penting untuk mewujudkan visi bersama kita,” tegasnya.


Presiden juga menekankan pentingnya kemitraan yang berpusat pada manusia. Ia menyoroti perlunya memperluas pertukaran pemuda, pengembangan keterampilan, dan kerja sama akademik guna menumbuhkan generasi baru pemimpin ASEAN–Jepang di masa depan.


Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo mengajak negara-negara anggota ASEAN dan Jepang untuk terus memegang semangat Konferensi Asia–Afrika Bandung 1955 sebagai dasar bagi kerja sama yang damai dan inklusif.


“Bersama-sama, kita dapat membentuk kawasan yang stabil, tangguh, dan sejahtera bagi semua,” pungkas Presiden Prabowo.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas