Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Infrastruktur untuk Percepat Kedaulatan Pangan di Banyuasin

26 September 2025, 15:43 WIB

 

Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Infrastruktur untuk Percepat Kedaulatan Pangan di Banyuasin

Indotorial.com, - Banyuasin, 25 September 2025 – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan kedaulatan pangan, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan perlunya penguatan infrastruktur di Kabupaten Banyuasin, salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan (Sumsel).


Meski memiliki potensi besar, Banyuasin masih menghadapi sejumlah kendala di bidang infrastruktur dan distribusi yang menghambat optimalisasi perannya dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Pernyataan itu disampaikan Wapres saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/9/2025).


“Banyuasin ini salah satu lumbung pangan, lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Kita sebagai pembantu Presiden memastikan program prioritas beliau, salah satunya swasembada pangan, bisa berjalan dengan baik,” tegas Gibran.


Dalam laporannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut tiga tantangan utama yang perlu segera diatasi. Pertama, kemacetan parah di ruas Palembang–Betung akibat lambatnya penyelesaian tol Kapal Betung. Kedua, kerusakan jalan lintas tengah dan timur yang disebabkan overloading. Ketiga, ketiadaan pelabuhan samudera yang membuat distribusi hasil pertanian masih bergantung pada pelabuhan sungai Palembang.


“Kami berharap Bapak Wapres bisa melihat langsung lokasi strategis untuk memberikan semangat bagi kami semua dan seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” kata Herman Deru.


Selain meninjau panen jagung, Wapres Gibran juga menyerahkan bantuan simbolis kepada kelompok tani di Desa Mulya Sari berupa dua unit ekskavator mini, tiga unit traktor roda empat, serta pupuk dari PT Pupuk Sriwijaya.


Panen raya ini diselenggarakan LPPNU PBNU bekerja sama dengan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Muliasari, para kiai, ulama, serta petani binaan. Kegiatan ini selain menegaskan sinergi pemerintah dan masyarakat, juga memperkuat jejaring sosial-keagamaan dalam mendukung kemandirian pangan bangsa.


Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Staf Khusus Wapres Tina Talisa, Bupati Banyuasin Askolani Jasi, Pengurus LPPNU PBNU Imam Iswadi, jajaran Forkopimda, pejabat Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin, serta lebih dari 950 petani Desa Mulya Sari.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas