Iklan

Iklan

,

Iklan

Pemko Solok Pelajari Sistem Merit ASN ke Pemkab Sijunjung, Dorong Tata Kelola SDM Lebih Profesional

6 Februari 2025, 16:32 WIB

 

Pemko Solok Pelajari Sistem Merit ASN ke Pemkab Sijunjung, Dorong Tata Kelola SDM Lebih Profesional

INDOTORIAL.COM - Dalam upaya memperkuat manajemen aparatur berbasis meritokrasi, Pemerintah Kota Solok melakukan kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.


Rombongan Pemko Solok dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dan disambut hangat oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, di Kantor Bupati Sijunjung. Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemko Solok, termasuk jajaran dari Bappeda, BKPSDM, hingga Bagian Organisasi.


Dalam sambutannya, Ramadhani Kirana Putra menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemkab Sijunjung dalam berbagi pengalaman terkait pengelolaan sumber daya manusia aparatur.


“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang telah menyambut dan menerima kami dari Kota Solok,” ujar Ramadhani.


Menurutnya, kunjungan ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan Pemkab Sijunjung dalam menerapkan sistem merit pada manajemen ASN. Bahkan, kabupaten tersebut berhasil meraih nilai A dalam penilaian meritokrasi, yang menjadi indikator keberhasilan dalam pengelolaan aparatur berbasis kompetensi dan kinerja.


Ramadhani menegaskan, pihaknya ingin menggali lebih dalam praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Pemkab Sijunjung, sehingga dapat diadaptasi dan diterapkan di lingkungan Pemko Solok.


“Semoga dengan kunjungan ini kami dapat belajar serta berbagi pengalaman dari Pemkab Sijunjung untuk memperbaiki manajemen ASN di Pemko Solok,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, mengungkapkan bahwa capaian tersebut tidak diraih secara instan. Pemkab Sijunjung sebelumnya melakukan berbagai upaya pembelajaran dan penguatan sistem merit, termasuk menjalin koordinasi intensif dengan Komisi Aparatur Sipil Negara.


Ia juga menyebut bahwa Pemkab Sijunjung pernah belajar langsung dari Pemerintah Kota Bandung dalam menerapkan sistem merit, yang kemudian dikembangkan sesuai kebutuhan daerah.


“Sebelumnya, kami belajar sistem merit dari Bandung, Jawa Barat, yang kami terima secara gratis. Tentu saja, kami juga akan berbagi ilmu dan pengalaman ini secara gratis kepada Pemko Solok,” ungkap Benny.


Lebih lanjut, Benny menegaskan komitmen Pemkab Sijunjung untuk terus mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam bidang manajemen ASN. Ia juga membuka peluang kolaborasi antar daerah dalam mendorong penerapan sistem merit secara lebih luas.


Kunjungan studi tiru ini menjadi momentum penting bagi Pemko Solok dalam mempercepat reformasi birokrasi, terutama dalam menciptakan sistem manajemen ASN yang adil, transparan, dan berbasis kompetensi. Dengan mengadopsi praktik terbaik dari Pemkab Sijunjung, diharapkan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan Kota Solok dapat semakin efektif dan profesional.


Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui aparatur yang kompeten dan berintegritas. Ke depan, sinergi antar pemerintah daerah seperti ini diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berdaya saing.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas