Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Sanggar Seni Rumbio Sakato Dapat Hibah Rp13 Juta, Dorong Pelestarian Budaya Minangkabau di Kota Solok

29 November 2024, 20:49 WIB

 

Sanggar Seni Rumbio Sakato Dapat Hibah Rp13 Juta, Dorong Pelestarian Budaya Minangkabau di Kota Solok

INDOTORIAL.COM - SOLOK – Sanggar Seni Rumbio Sakato yang berada di Kelurahan Simpang Rumbio, Kota Solok, mendapat dukungan dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya melalui program Fasilitasi Kemajuan Kebudayaan. Dukungan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat.


Melalui program tersebut, Sanggar Seni Rumbio Sakato menerima hibah dana sebesar Rp13 juta. Dana itu dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan seni budaya pada penghujung tahun 2024, salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Tari Kreasi Tradisional Minangkabau.


Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan menampilkan kreativitas melalui seni tari yang berakar pada nilai-nilai budaya Minangkabau. Selain mendorong pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.


Ketua Pengurus Sanggar Seni Rumbio Sakato, Muhammad Rafi, mengatakan bantuan hibah dari Kemendikbudristek menjadi dukungan penting bagi sanggar dalam menjalankan program pengembangan seni dan budaya di Kota Solok.


Menurutnya, Lomba Tari Kreasi Tradisional Minangkabau tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak dan generasi muda untuk menyalurkan bakat serta mengembangkan kreativitas melalui kegiatan yang positif.


“Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali kecintaan generasi muda terhadap seni dan tradisi budaya Minangkabau. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung penguatan ekonomi di lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Rafi.


Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendikbudristek melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat atas dukungan yang telah diberikan kepada Sanggar Seni Rumbio Sakato.


Rafi juga mengapresiasi Dinas Pariwisata Kota Solok yang telah memberikan bimbingan serta rekomendasi dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, dukungan dari pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong keberlanjutan kegiatan seni budaya di tingkat masyarakat.


Ke depan, Sanggar Seni Rumbio Sakato diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pengembangan seni budaya Minangkabau yang profesional dan mandiri. Sanggar tersebut juga ditargetkan menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi di bidang seni dan budaya.


“Kami ingin kegiatan positif seperti ini menjadi solusi atas permasalahan kenakalan remaja yang kerap terjadi, menjadikan Kota Solok sebagai kota yang humanis,” kata Rafi.


Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun karakter, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas dan budaya daerah.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Solok, Novri Aprilizen, yang hadir mewakili Wali Kota Solok, memberikan apresiasi atas keberhasilan Sanggar Seni Rumbio Sakato dalam menyelenggarakan Lomba Tari Kreasi Tradisional Minangkabau.


Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan tradisi Minangkabau, terutama di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.


“Semoga lomba ini menjadi agenda tahunan di Kota Solok,” ujar Novri.


Harapan tersebut sejalan dengan upaya menjadikan kegiatan seni budaya sebagai bagian dari agenda positif yang dapat melibatkan masyarakat secara luas. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, lomba tari kreasi tradisional juga berpotensi menjadi ruang promosi budaya sekaligus memperkuat daya tarik Kota Solok.


Melalui kegiatan yang difasilitasi oleh Kemendikbudristek ini, seni dan tradisi Minangkabau diharapkan tetap hidup, berkembang, serta diwariskan kepada generasi berikutnya. Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal agar tidak hanya dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus hadir dalam kehidupan masyarakat masa kini.


Dukungan terhadap Sanggar Seni Rumbio Sakato juga menunjukkan bahwa pelestarian kebudayaan dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, seni budaya Minangkabau diharapkan semakin kuat sebagai identitas daerah sekaligus menjadi sumber kreativitas dan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Solok.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas