Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Sapi Belgian Blue dan Sentra Bawang Putih di Humbang Hasundutan

1 Agustus 2019, 22:09 WIB

 

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Sapi Belgian Blue dan Sentra Bawang Putih di Humbang Hasundutan

Indotorial.com, - Humbang Hasundutan — Kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana ke Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, menutup rangkaian kegiatan kerja Presiden di Provinsi Sumatera Utara sejak Senin, 29 Juli 2019.


Di desa tersebut, Presiden meninjau proyek percontohan pengembangan ternak sapi jenis Belgian Blue yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Jenis sapi unggulan asal Belgia ini dikembangkan sebagai upaya peningkatan produksi daging nasional di masa mendatang.


“Ini sapi baru tiga hari datang. Ini juga diajari Menteri Pertanian. Ini baru tiga. Biar nyoba, tapi tadi ditanya sapinya katanya senang. Oke, berarti tambah lagi,” ujar Presiden sambil berkelakar pada Rabu, 31 Juli 2019.


Sapi Belgian Blue dikenal memiliki pertumbuhan otot yang cepat dan dapat mencapai bobot hingga 1,5 ton bila diternakkan dengan baik. Presiden Jokowi berharap proyek percontohan di Desa Parsingguran dapat menjadi model pengembangan peternakan modern di berbagai daerah lain.


“Digedein dulu, nanti kalau betul-betul produktif, bisa menjadi contoh. Tinggal kopi ke tempat lain gampang. Karena di Humbang Hasundutan mungkin dikembangkan lagi, di Karo dikembangkan lagi, di Tapanuli Utara kembangkan lagi,” ujarnya.


Selain meninjau proyek sapi, Presiden juga meninjau lahan pertanian di desa tersebut yang tengah dikembangkan sebagai sentra bawang putih. Percobaan budidaya yang dilakukan sejak akhir 2018 menghasilkan sekitar 16,4 ton bawang putih per hektare.


“Kita harapkan paling tidak bawang putih, tidak usah untuk suplai nasional, tapi untuk suplai Provinsi Sumatera Utara saja itu sudah mengurangi impor banyak sekali,” tutur Kepala Negara.


Presiden juga menyempatkan diri mencicipi hasil panen jeruk lokal yang disebut memiliki cita rasa segar khas daerah dataran tinggi. “Tadi saya nyoba jeruk, segar banget rasanya karena memang udaranya cocok, tanahnya cocok,” katanya.


Usai peninjauan, Presiden dan rombongan bertolak menuju Bandar Udara Internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, untuk kembali ke Jakarta melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas