Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di NTB, Petani Kini Bisa Panen Tiga Kali Setahun

14 Juli 2026, 20:52 WIB

 

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di NTB, Petani Kini Bisa Panen Tiga Kali Setahun

INDOTORIAL.COM - LOMBOK BARAT – Peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), oleh Presiden Prabowo Subianto disambut antusias masyarakat, Jumat (10/7/2026). Kehadiran kepala negara dalam agenda peresmian lima bendungan di Indonesia menjadi momen yang dinantikan warga, terutama para petani yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan kekurangan air.


Sejak pagi, kawasan Bendungan Meninting telah dipadati masyarakat dari berbagai desa. Warga tampak antusias menyambut kedatangan Presiden Prabowo dengan senyum, lambaian tangan, dan sapaan hangat sebagai bentuk apresiasi atas pembangunan infrastruktur yang dinilai membawa manfaat besar bagi kehidupan mereka.


Bagi para petani, keberadaan Bendungan Meninting bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi menjadi solusi nyata terhadap persoalan irigasi yang selama ini menghambat produktivitas pertanian.


Husnul Hakim, petani asal Desa Penimbung, mengaku kondisi pertanian di wilayahnya berubah drastis sejak bendungan mulai beroperasi. Sebelum adanya Bendungan Meninting, para petani harus berjuang mencari pasokan air hingga larut malam demi menjaga sawah tetap produktif.


"Awalnya yang sebelum ada Meninting ini bahwa dari jam 8 malam sampai jam pagi petani mencari air. Tapi alhamdulillah semenjak adanya Bendungan Meninting ini para petani tidak mencari air lagi. Tinggal menunggu di sawahnya semuanya dialiri alhamdulillah," ujar Husnul.


Menurutnya, sistem distribusi air yang kini lebih teratur membuat petani dapat lebih fokus mengelola lahan tanpa harus menghabiskan waktu mencari sumber air pada musim kemarau.


Hal senada disampaikan Rusni, perwakilan petani dari Desa Gegerung. Ia menilai Bendungan Meninting berhasil mengurangi konflik perebutan air yang sebelumnya kerap terjadi antarpetani ketika debit air menurun.


"Sebelum ada bendungan ini kondisinya banyak problem karena subak-subak petani berebut air saat musim kering. Tapi insyaallah, alhamdulillah ke depan akan lebih baik dan petani bisa bertani dengan lebih lancar," katanya.


Bendungan Meninting Tingkatkan Produktivitas Pertanian


Manfaat Bendungan Meninting juga dirasakan dalam peningkatan produktivitas sektor pertanian. Petani asal Desa Penimbung Barat, I Gede Darma Putra, mengatakan ketersediaan air yang lebih stabil membuat intensitas tanam meningkat secara signifikan.


Sebelumnya, petani hanya mampu melakukan dua kali masa tanam dalam setahun akibat keterbatasan pasokan air saat musim kemarau. Kini, dengan dukungan bendungan, mereka memiliki peluang melakukan tiga kali masa tanam setiap tahun.


"Sebelumnya kita hanya bisa menanam dua kali. Pada musim kemarau sering mengalami kesulitan air atau paceklik. Sekarang dengan adanya bendungan ini sangat bermanfaat karena kita bisa menanam tiga kali dalam setahun. Selain itu juga membantu mengatasi banjir saat musim hujan dan menjadi mitigasi ketika musim kemarau," ujar I Gede Darma Putra.


Peningkatan intensitas tanam tersebut diharapkan berdampak langsung terhadap kenaikan produksi pertanian, pendapatan petani, serta ketahanan pangan di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya.


Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Lokal


Keberadaan Bendungan Meninting tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pertanian, tetapi juga mulai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.


Hadiah, warga Desa Bukittinggi, mengatakan kawasan bendungan kini menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat. Aktivitas tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, baik melalui usaha kecil maupun kegiatan wisata.


Menurutnya, sebagian warga memanfaatkan kawasan bendungan untuk memancing ikan sebagai tambahan sumber penghasilan sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di sisi lain, meningkatnya jumlah pengunjung juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan bendungan.


"Sementara warga sekitar memanfaatkan untuk memancing ikan dan membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kemudian perekonomian juga mulai ada kemajuan dibanding sebelumnya karena banyak warga maupun wisatawan yang datang berkunjung," tuturnya.


Dengan semakin berkembangnya aktivitas masyarakat di sekitar Bendungan Meninting, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata baru yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.


Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto tidak hanya meresmikan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, tetapi juga empat bendungan lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.


Empat bendungan yang turut diresmikan yakni Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Provinsi Bali.


Peresmian lima bendungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air nasional guna mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat pengelolaan air, mengurangi risiko banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.


Bagi masyarakat Lombok Barat, manfaat Bendungan Meninting sudah mulai dirasakan secara langsung. Dari persoalan irigasi yang kini teratasi, meningkatnya produktivitas pertanian, hingga munculnya peluang ekonomi baru, bendungan ini menjadi infrastruktur strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas