Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Jokowi Buka Kongres V PDIP di Bali, Harap Hasilkan Keputusan Terbaik bagi Bangsa

9 Agustus 2019, 21:02 WIB

 

Presiden Jokowi Buka Kongres V PDIP di Bali, Harap Hasilkan Keputusan Terbaik bagi Bangsa

Indotorial.com, - Denpasar, 8 Agustus 2019 — Presiden Joko Widodo menghadiri peresmian pembukaan Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar di Hotel Grand Inna Bali Beach, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Kamis (8/8). Dalam sambutannya, Presiden berharap kongres kali ini dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi partai, bangsa, dan negara.


“Saya sungguh berharap kiranya di Kongres V PDI Perjuangan ini dapat dihasilkan keputusan yang terbaik bagi partai, bagi bangsa, dan bagi negara. Semakin mengukuhkan PDI Perjuangan sebagai partai yang mendukung penuh pemerintah, dan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang prorakyat,” ujar Presiden Jokowi.


Di awal sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan selamat kepada PDIP atas keberhasilannya menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Menurut Presiden, kemenangan tersebut menunjukkan bahwa PDIP adalah partai pelopor yang matang secara ideologi dan memiliki akar kuat di masyarakat.


“Yang kuat dan besar mengakar sampai ke akar rumput, yang kadernya loyal dan militan,” imbuhnya.


Presiden juga mengucapkan terima kasih atas dukungan PDIP selama lima tahun pemerintahannya. Ia berharap dukungan dan kerja sama tersebut dapat terus berlanjut pada periode kedua kepemimpinannya.


“Kita telah berjuang bersama, bergerak bersama, dan kita akan berjuang bersama dan bergerak bersama untuk mewujudkan nilai-nilai kerakyatan dan nasionalisme demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.


Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyinggung sejumlah tantangan yang akan dihadapi pemerintah ke depan, antara lain isu intoleransi, radikalisme, perlambatan ekonomi global akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat.


“Persaingan antarnegara semakin ketat. Tidak ada pilihan lain, kita harus bekerja ekstra cepat, inovatif, dan efisien. Kita harus siap terhadap kebijakan yang tidak populer sekalipun, selama itu untuk kebaikan rakyat,” tegasnya.


Presiden mencontohkan kebijakan pengurangan subsidi BBM pada 2014, yang dinilainya perlu karena sebagian besar subsidi tersebut dinikmati oleh kelompok menengah ke atas.


Selain itu, Presiden menekankan pentingnya percepatan investasi guna membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Ia menilai masih ada sejumlah regulasi yang menghambat investasi, terutama di bidang ketenagakerjaan.


“Kita harus berani memperbaiki diri secara total, memperbaiki iklim investasi, memperkuat daya saing, dan menggairahkan ekonomi agar mampu membuka peluang kerja sebanyak-banyaknya,” ujarnya.


Sebagai tanda peresmian pembukaan kongres, Presiden Jokowi bersama Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, memukul kentongan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden Terpilih 2019–2024 K.H. Ma’ruf Amin, serta sejumlah petinggi PDIP.


Turut hadir pula sejumlah ketua umum partai politik nasional, di antaranya Surya Paloh (NasDem), Airlangga Hartarto (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), Diaz Hendropriyono (PKPI), Grace Natalie (PSI), dan Suharso Monoarfa (PPP).


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas