Iklan

Iklan

,

Iklan

Jokowi Tekankan Pembangunan SDM sebagai Fokus Anggaran Negara 2020

6 Agustus 2019, 21:35 WIB

 

Jokowi Tekankan Pembangunan SDM sebagai Fokus Anggaran Negara 2020

Indotorial.com, - Jakarta, 5 Agustus 2019 — Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan akan menjadi fokus utama penggunaan anggaran negara pada tahun 2020. Menurutnya, kehadiran negara mutlak diperlukan dalam upaya mencetak SDM Indonesia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.


“Ini (investasi SDM) tidak bisa ditunda-tunda lagi karena pembangunan SDM memerlukan kehadiran negara. Oleh karena itu, sejak mulai dari kandungan, bayi, sampai anak-anak kita memasuki masa emas harus betul-betul diperhatikan jangan sampai ada angka kenaikan stunting,” ujar Presiden dalam sidang kabinet paripurna mengenai penyusunan RAPBN 2020 di Istana Negara, Senin (5/8/2019).


Kepala Negara menyebut, pembangunan SDM yang berkualitas perlu ditunjang dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Untuk itu, reformasi menyeluruh dalam bidang pendidikan dan pelatihan menjadi hal yang mendesak dilakukan.


“Reformasi di bidang pendidikan dan pelatihan adalah menjadi kunci, baik pelatihan vokasi maupun pendidikan vokasi,” ucapnya.


Selain sektor pendidikan, Presiden juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas riset serta inovasi nasional. Ia berharap Badan Riset Nasional dapat segera diwujudkan untuk memperkuat kapasitas riset Indonesia di tengah pesatnya kemajuan teknologi.


“Perlu saya sampaikan sekali lagi bahwa Badan Riset Nasional harus segera diselesaikan sehingga kita tidak tertinggal dalam era disrupsi teknologi sekarang ini,” kata Jokowi.


Akselerasi Ekonomi Nasional


Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 harus menjadi instrumen utama dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional, terutama di bidang ekspor dan investasi.


Meski gejolak ekonomi global diperkirakan masih berlanjut pada tahun depan, Jokowi berharap agar RAPBN 2020 mampu memperkokoh daya tahan ekonomi Indonesia terhadap tekanan eksternal.


“Kita masih melihat bahwa di tahun 2020 ekonomi global masih penuh dengan ketidakpastian. Karena itu RAPBN 2020 harus bisa menggambarkan kekuatan dan daya tahan ekonomi nasional kita dalam menghadapi gejolak-gejolak eksternal yang ada,” ujarnya.


Lebih lanjut, Presiden mendorong agar anggaran negara juga berperan dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan sektor swasta. Ia meyakini, dengan meningkatnya investasi, akan terbuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.


“Yang paling penting adalah menciptakan ekosistem yang baik agar sektor swasta bisa tumbuh dan berkembang. Kita harus mendorong besar-besaran investasi agar lapangan pekerjaan bisa terbuka sebanyak-banyaknya,” tandasnya.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas