Iklan

Iklan

,

Iklan

Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla Tanam Mangrove di Batam

8 Agustus 2019, 21:22 WIB

 

Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla Tanam Mangrove di Batam

Indotorial.com, - Batam, Kepulauan Riau — Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla menanam mangrove di kawasan Pancur Pelabuhan, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (7/8/2019). Kegiatan tersebut juga diikuti oleh para istri menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.


Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.17 WIB, Ibu Iriana dan rombongan meninjau pameran produk mangrove sebelum memulai kegiatan penanaman. Dalam sambutannya, Ibu Iriana mengaku senang dapat menanam mangrove bersama masyarakat setempat.


“Kita menanam mangrove pastinya tidak asal menanam saja. Saya sama ibu-ibu di sini menanam dengan hati, dengan cinta. Makanya nanti insyaallah mangrove akan berkembang dengan baik,” ujar Ibu Iriana.


Kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan oleh Ibu Iriana. Ia menyebut telah mengunjungi 34 provinsi dan menanam lebih dari 170 ribu batang pohon mangrove.


“Tidak hanya menanam saja, nanti saya dan ibu-ibu menteri mengikuti perkembangan tanaman itu. Karena kalau tidak diikuti, bisa hanyut atau kering. Jadi kami terus memantau bersama Ibu Menteri Lingkungan Hidup,” tambahnya.


Sebelumnya, saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, pada 29 Juni 2019, Ibu Iriana juga sempat berbagi pengalaman menanam mangrove dalam simposium bertema “Oceans – A Precious Resource for Our Lives.”


“Saya menyampaikan bahwa kita tidak hanya menyuruh, tetapi ikut langsung menanam bersama masyarakat dan kementerian terkait,” ungkapnya.


Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ekosistem mangrove berperan penting menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, melindungi pantai dari erosi dan abrasi, serta menjadi habitat berbagai jenis fauna laut. Tanaman mangrove selebar 100 meter dengan akar setinggi 30–100 sentimeter diketahui mampu meredam gelombang tsunami hingga 90 persen, serta menyerap emisi gas rumah kaca lima kali lebih efektif dibandingkan hutan darat.


Selain menanam mangrove, Ibu Iriana juga membagikan bibit buah-buahan kepada masyarakat sekitar. Acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan drama lingkungan oleh kelompok Akar Bhumi Indonesia. Di akhir kegiatan, Ibu Iriana dan Ibu Mufidah menerima hadiah berupa lukisan sketsa dari seorang pelukis lokal.


Sebelum menuju lokasi penanaman, Ibu Iriana dan rombongan sempat mengunjungi TK Negeri Pembina 2 Batam sekitar pukul 09.19 WIB. Di sana, mereka disambut antusias oleh para siswa dan memberikan sosialisasi tentang pembuatan biopori serta pentingnya mencuci tangan bagi kesehatan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas