Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Program Bedah Rumah di Mamuju, Tekankan Sanitasi untuk Cegah Stunting

3 November 2026, 17:04 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Program Bedah Rumah di Mamuju, Tekankan Sanitasi untuk Cegah Stunting

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelaksanaan program bedah rumah di Desa Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni harus disertai perhatian terhadap sanitasi dan kesehatan keluarga agar manfaat bantuan pemerintah dapat dirasakan secara menyeluruh.


Kunjungan Wapres Gibran kali ini berlangsung di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan deras mengguyur wilayah tersebut, sementara akses menuju lokasi peninjauan mengalami kendala akibat jembatan yang terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.


Meski menghadapi hambatan perjalanan, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Wapres untuk menemui masyarakat yang telah menantikan kedatangannya. Gibran akhirnya melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor agar tetap dapat mencapai lokasi program bedah rumah.


Kehadiran Wapres di Desa Bebanga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program bantuan perbaikan rumah berjalan sesuai sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.


Wapres Gibran Minta Program Bedah Rumah Perhatikan Sanitasi


Saat meninjau pelaksanaan program, Gibran menyoroti pentingnya memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, khususnya ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai.


Menurutnya, program bedah rumah tidak boleh hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan. Aspek kesehatan keluarga penerima manfaat juga harus menjadi perhatian agar rumah yang telah diperbaiki benar-benar mendukung kehidupan yang lebih sehat dan nyaman.


Hal ini dinilai penting karena lingkungan tempat tinggal yang bersih dan memiliki sanitasi layak berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting.


“Pembangunan harap juga memperhatikan sisi sanitasi dan kesehatan, sehingga bantuan bedah rumah ini bisa jadi salah satu bentuk intervensi untuk mencegah stunting,” tegas Wapres.


Penekanan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah ingin mendorong program bedah rumah agar memberikan manfaat lebih luas. Selain meningkatkan kelayakan tempat tinggal, bantuan ini diharapkan turut menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan seluruh anggota keluarga.


Dengan demikian, pembangunan rumah layak huni perlu memperhatikan sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, hingga fasilitas sanitasi keluarga.


Masyarakat yang Membutuhkan Bantuan Diminta Didata


Selain meninjau kualitas pelaksanaan program bedah rumah, Wapres Gibran juga memberikan perhatian kepada masyarakat lain di wilayah tersebut yang masih membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal.


Ia meminta jajaran pemerintah dan pihak terkait melakukan pendataan secara cermat terhadap warga yang belum mendapatkan bantuan, tetapi memenuhi kriteria sebagai penerima program.


Pendataan tersebut dinilai penting agar bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


Gibran juga mengingatkan agar kelengkapan persyaratan administrasi masyarakat turut diperhatikan sehingga proses pengajuan bantuan dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.


“Untuk masyarakat yang masih membutuhkan bedah rumah tapi belum mendapat bantuan, tolong didata, dipenuhi persyaratannya agar bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” imbau Wapres.


Arahan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan jajaran terkait untuk lebih aktif mengidentifikasi kondisi masyarakat di lapangan. Dengan pendataan yang baik, warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian pemerintah melalui mekanisme yang telah ditetapkan.


Kawal Program Bedah Rumah Presiden Prabowo


Peninjauan di Desa Bebanga merupakan bagian dari upaya Wapres Gibran mengawal pelaksanaan program bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.


Melalui kunjungan langsung ke daerah, pemerintah ingin memastikan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.


Program bedah rumah menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.


Perbaikan hunian diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup keluarga. Namun, sebagaimana ditekankan Wapres, pembangunan tersebut juga perlu mempertimbangkan aspek kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan jajaran pelaksana di lapangan menjadi penting untuk memastikan program berjalan secara optimal.


Kunjungan Kerja Wapres di Mamuju dan Mamasa


Peninjauan program bedah rumah di Desa Bebanga juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wapres Gibran di Kabupaten Mamuju dan Mamasa, Sulawesi Barat.


Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wapres menyambangi sejumlah wilayah untuk melihat langsung kondisi masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus memastikan program pemerintah menjawab kebutuhan warga.


Pendekatan melalui kunjungan lapangan dinilai penting karena pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur, pelayanan publik, dan kebutuhan dasar.


Kehadiran Wapres di tengah hujan deras serta kondisi akses yang sulit menuju Desa Bebanga juga memperlihatkan upaya pemerintah untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses.


Melalui pengawalan langsung terhadap program bedah rumah, pemerintah berharap semakin banyak keluarga dapat menempati hunian yang layak, sehat, dan aman.


Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui lingkungan keluarga yang lebih sehat.


Dengan perhatian terhadap sanitasi, kesehatan, dan ketepatan sasaran penerima bantuan, program bedah rumah diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di Sulawesi Barat.


(Tim Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas