Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Terima Audiensi Majelis Pekerja Sinode GKSB

21 Oktober 2026, 22:25 WIB

 

Wapres Gibran Terima Audiensi Majelis Pekerja Sinode GKSBWapres Gibran Terima Audiensi Majelis Pekerja Sinode GKSB

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut membahas undangan kepada Wapres untuk menghadiri peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang, Sulawesi Barat, sekaligus memperkuat pesan toleransi, kerukunan antarumat beragama, dan kepedulian terhadap lingkungan.


Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB, Pendeta Mardi Tamandalan. Ia berharap kehadiran Wapres Gibran dalam peringatan bersejarah itu dapat menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya di Indonesia.


Menurut Mardi, peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan pesan kebangsaan dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama.


Wapres Gibran Diharapkan Sampaikan Pesan Moderasi Beragama


Dalam keterangannya seusai bertemu Wapres Gibran, Mardi mengungkapkan bahwa pihaknya berharap ada sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan Wapres apabila berkesempatan hadir dalam peringatan tersebut.


Dua kegiatan yang diusulkan adalah penyampaian pidato tentang moderasi beragama dan penanaman pohon. Keduanya dinilai memiliki arti penting, baik dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat maupun meningkatkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.


“Beberapa kegiatan yang kami harapkan dapat dilakukan oleh Wapres di sana. Yang pertama tentu pidato moderasi beragama. Yang kedua, penanaman pohon,” papar Mardi dalam keterangannya usai pertemuan.


Pesan moderasi beragama menjadi salah satu hal yang ingin ditekankan dalam peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang. Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga sikap saling menghormati, menghargai perbedaan keyakinan, serta membangun kehidupan bersama yang damai.


Dalam konteks kehidupan berbangsa, kerukunan antarumat beragama merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan nasional. Karena itu, peringatan bersejarah di Sulawesi Barat tersebut diharapkan tidak hanya bermakna bagi jemaat gereja, tetapi juga memberikan pesan positif bagi masyarakat luas.


Penanaman Pohon Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Lingkungan


Selain moderasi beragama, kegiatan penanaman pohon juga menjadi perhatian dalam audiensi pengurus GKSB dengan Wapres Gibran. Mardi menjelaskan bahwa usulan tersebut sejalan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, terutama di tengah kondisi kekeringan dan musim kemarau berkepanjangan.


Menurutnya, perubahan kondisi cuaca dan fenomena El Nino telah menimbulkan dampak terhadap lingkungan, termasuk kondisi pepohonan di sejumlah kawasan hutan. Situasi ini menjadi salah satu alasan pentingnya memperkuat upaya penghijauan dan menjaga kelestarian alam.


“Ya, mengingat akhir-akhir ini kita mengalami kekeringan, musim kemarau berkepanjangan, El Nino, membuat pohon di hutan-hutan itu banyak yang mati, dan kemudian di gereja kami memang ada program penanaman pohon buah-buahan,” ungkap Mardi.


Ia menjelaskan, GKSB memiliki program penanaman pohon buah-buahan sebagai bagian dari kepedulian gereja terhadap lingkungan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kelestarian alam sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan di sekitarnya.


Penanaman pohon juga dapat menjadi sarana untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Dengan adanya partisipasi berbagai pihak, upaya penghijauan diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Melalui usulan kegiatan tersebut, GKSB ingin menunjukkan bahwa peran lembaga keagamaan tidak terbatas pada kegiatan ibadah. Gereja juga dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial, menjaga alam, serta membangun kepedulian bersama terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.


GKSB Sampaikan Terima Kasih kepada Wapres Gibran


Menutup pertemuan di Istana Wakil Presiden, Mardi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gibran Rakabuming yang telah menerima kunjungan perwakilan Majelis Pekerja Sinode GKSB dari Sulawesi Barat.


Ia juga menyampaikan doa bagi bangsa Indonesia dan Wapres Gibran agar senantiasa diberikan hikmat serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah. Menurutnya, dukungan doa diperlukan agar para pemimpin dapat menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa dengan baik.


“Terima kasih telah membuka hati menerima kami dari Sulawesi Barat,” tutupnya.


Audiensi tersebut menjadi kesempatan bagi pengurus GKSB untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengundang Wapres dalam agenda peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang.


Melalui momentum tersebut, GKSB berharap pesan moderasi beragama dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus diperkuat. Kedua hal itu dinilai penting untuk membangun masyarakat yang harmonis, menjaga persatuan di tengah perbedaan, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam melestarikan alam.


Peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang pun diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menegaskan bahwa kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas