Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Hadiri Persemayaman Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad

22 Oktober 2026, 21:47 WIB

 

Prabowo Hadiri Persemayaman Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto menghadiri prosesi persemayaman almarhum Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (20/10/2026). Kehadiran Presiden menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh senior TNI Angkatan Darat yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bangsa dan negara.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepala Negara juga memberikan penghormatan secara langsung kepada jenazah almarhum serta memanjatkan doa dalam suasana yang berlangsung khidmat.


Setibanya di Mabesad, Presiden Prabowo disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Yusuf Jauhari, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.


Presiden kemudian menuju ruang persemayaman tempat jenazah Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo disemayamkan. Setelah memasuki ruangan, Presiden berjalan mendekati tempat persemayaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.


Presiden terlihat menundukkan kepala dan memanjatkan doa di hadapan jenazah. Momen tersebut menjadi bagian dari prosesi penghormatan kepada almarhum yang dikenal sebagai salah satu perwira senior dengan perjalanan panjang dalam tubuh TNI Angkatan Darat.


Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga


Setelah memberikan penghormatan kepada almarhum, Presiden Prabowo menghampiri keluarga inti yang hadir di ruang persemayaman. Presiden menyalami anggota keluarga satu per satu sebagai bentuk empati dan ungkapan belasungkawa atas kepergian almarhum.


Selain keluarga, Presiden juga menyalami sejumlah pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Para pelayat tersebut terdiri atas keluarga, pejabat negara, serta sejumlah tokoh yang memiliki hubungan dengan perjalanan pengabdian almarhum.


Presiden selanjutnya duduk bersama para pelayat di ruang persemayaman. Dalam kesempatan itu, Presiden berada di antara Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto.


Kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh tersebut menambah suasana penghormatan dalam prosesi persemayaman. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga dan para pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang pernah menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan TNI Angkatan Darat.


Setelah beberapa saat berada di ruang persemayaman, Presiden Prabowo kemudian menuju ruang tunggu untuk mengikuti rangkaian prosesi berikutnya. Jenazah almarhum selanjutnya diturunkan sebagai bagian dari kelanjutan prosesi penghormatan terakhir.


Rekam Jejak Subagyo Hadi Siswoyo di TNI Angkatan Darat


Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo merupakan salah satu tokoh senior militer Indonesia yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada negara. Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1970 tersebut pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) dan Kepala Staf Angkatan Darat.


Subagyo Hadi Siswoyo menjabat sebagai Danjen Kopassus pada periode 1994–1995. Setelah itu, perjalanan kariernya berlanjut hingga dipercaya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada Februari 1998 sampai November 1999.


Selama menjabat sebagai KSAD, Subagyo mengemban tanggung jawab pada masa pemerintahan tiga presiden, yakni Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, dan Presiden Abdurrahman Wahid. Periode tersebut merupakan salah satu fase penting dalam perjalanan Indonesia, terutama karena berlangsung di tengah perubahan politik nasional menjelang dan setelah Reformasi 1998.


Pengalaman panjang tersebut menjadikan Subagyo sebagai bagian dari generasi perwira yang menjalankan tugas kepemimpinan militer di tengah dinamika politik dan pemerintahan Indonesia pada akhir dekade 1990-an.


Tidak hanya berkiprah di lingkungan militer, Subagyo juga pernah dipercaya menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia menjalankan tugas tersebut sejak Januari 2015 hingga 20 Oktober 2019.


Jabatan itu menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya setelah tidak lagi aktif dalam kedinasan militer. Pengalaman di bidang pertahanan dan keamanan menjadi latar belakang penting dalam kiprahnya sebagai tokoh senior yang turut berperan dalam kehidupan kenegaraan.


Subagyo Hadi Siswoyo Wafat di Yogyakarta


Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo wafat di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin (19/10/2026), pukul 16.20 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga serta menjadi kehilangan bagi lingkungan TNI dan kalangan yang mengenal perjalanan pengabdiannya.


Semasa hidup, Subagyo dikenal melalui perjalanan karier militernya yang panjang, mulai dari penugasan di lingkungan TNI hingga menduduki jabatan strategis sebagai Danjen Kopassus dan KSAD. Ia juga melanjutkan pengabdian melalui peran di lembaga kenegaraan setelah menyelesaikan masa tugas militernya.


Kehadiran Presiden Prabowo dalam prosesi persemayaman di Mabesad menunjukkan penghormatan negara terhadap perjalanan pengabdian almarhum. Penghormatan tersebut berlangsung bersama keluarga, pejabat negara, serta para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.


Kepergian Subagyo Hadi Siswoyo sekaligus mengingatkan kembali pada perjalanan panjang para perwira TNI yang menjalankan tugas dalam berbagai periode sejarah Indonesia. Rekam jejaknya, termasuk ketika memimpin Angkatan Darat pada masa peralihan politik nasional, menjadi bagian dari catatan perjalanan institusi militer Indonesia.


Melalui prosesi penghormatan terakhir tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan penghormatan kepada seorang purnawirawan jenderal yang telah mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara.


(Tim Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas