Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kedewasaan dalam Demokrasi Indonesia

11 September 2026, 20:43 WIB

 

Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kedewasaan dalam Demokrasi Indonesia

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Menurutnya, perbedaan pandangan dan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan semangat kebersamaan sebagai satu bangsa.


Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa bangsa yang memilih demokrasi harus memiliki keberanian untuk menerima kritik dan koreksi. Kritik, saran, maupun pandangan yang berbeda merupakan bagian penting dari proses demokrasi selama semuanya tetap diarahkan untuk kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.


“Memang bangsa yang besar, yang sudah milih jalan demokrasi, harus berterima kasih atas kritik dan koreksi,” ujar Presiden Prabowo.


Menurut Kepala Negara, perbedaan dalam demokrasi seharusnya tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah. Justru, perbedaan pilihan dan pandangan harus ditempatkan sebagai bagian dari dinamika dalam membangun Indonesia.


Presiden Prabowo menilai demokrasi Indonesia telah menunjukkan kematangan tersendiri. Persaingan politik, kritik, serta perbedaan pendapat dapat berjalan beriringan dengan persahabatan, kekeluargaan, dan kerukunan.


“Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan, tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga. Ini yang harus kita pegang,” tegasnya.


Tantangan Indonesia Semakin Besar


Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan tantangan pembangunan yang tidak sederhana. Luas wilayah dan jumlah penduduk membuat pemerintah harus menghadapi berbagai persoalan dengan skala yang besar, termasuk dalam memberikan pelayanan publik hingga ke daerah terpencil.


Ia mencontohkan pelayanan pendidikan yang harus menjangkau ratusan ribu sekolah, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pegunungan maupun pulau-pulau terpencil.


Karena itu, menurut Presiden, tantangan besar tersebut membutuhkan persatuan dan kerja sama seluruh elemen bangsa. Perbedaan tetap menjadi bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi kepentingan bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun perbedaan politik.


“Jadi memang masalah kita besar, tantangan kita besar, dan kita berada di alam yang banyak tantangan juga. Tapi alhamdulillah bangsa kita di usia ke-81 kokoh, bersatu. Berbeda, tapi kita kokoh, bersatu dan kita semakin kuat menghadapi masa depan,” ucap Presiden Prabowo.


Prabowo Optimistis Indonesia Semakin Kuat


Di tengah berbagai tantangan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia pada masa mendatang.


Berbagai proyeksi internasional, menurut Presiden, menunjukkan adanya potensi besar bagi Indonesia untuk terus meningkatkan posisi ekonominya di tingkat global. Namun, peluang tersebut tidak datang begitu saja. Diperlukan persiapan, kerja keras, stabilitas, serta kesinambungan pembangunan.


Dalam konteks tersebut, Presiden menyoroti pentingnya peran generasi muda Indonesia. Generasi saat ini nantinya akan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan dan melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya.


“Pak SBY dan saya, kita generasi ibarat, kami adalah anak tangga yang akan digunakan oleh generasi yang lebih muda kita untuk naik, untuk mengambil alih tanggung jawab, untuk meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia,” tutur Presiden.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan Indonesia merupakan proses yang berlangsung lintas generasi. Setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga fondasi yang telah dibangun sekaligus menyiapkan jalan bagi generasi berikutnya.


Persatuan Jadi Modal Menghadapi Masa Depan


Presiden Prabowo kemudian mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi Indonesia. Perbedaan pandangan, kritik, maupun persaingan politik harus tetap berada dalam koridor yang sehat dan tidak merusak hubungan sebagai sesama anak bangsa.


Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk menghadapi masa depan apabila persatuan tetap terjaga. Demokrasi yang matang bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan mampu mengelola perbedaan tersebut secara dewasa tanpa kehilangan semangat kebersamaan.


Pesan Presiden Prabowo tersebut menjadi penting di tengah dinamika kehidupan demokrasi Indonesia yang terus berkembang. Kompetisi politik dan perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, setelah proses kompetisi berlangsung, seluruh elemen bangsa tetap memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keutuhan Indonesia.


Dengan persatuan yang kuat, demokrasi yang sehat, serta kerja sama antarelemen masyarakat, Presiden meyakini Indonesia memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang besar di masa depan.


Bagi Presiden Prabowo, Indonesia boleh berbeda dalam pilihan dan pandangan, tetapi tetap harus berdiri sebagai satu bangsa yang kokoh, bersatu, dan siap melanjutkan kebangkitan menuju masa depan yang lebih maju.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas