Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo di KTT BRICS 2026, Bawa Spirit Bandung, Tegaskan Kekuatan Persatuan Global

13 September 2026, 20:54 WIB

 

Prabowo di KTT BRICS 2026, Bawa Spirit Bandung, Tegaskan Kekuatan Persatuan Global

INDOTORIAL.COM, NEW DELHI – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membawa pesan kuat tentang pentingnya persatuan negara-negara Global South dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di New Delhi, India.


Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” yang berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, Sabtu, 12 September 2026.


Di hadapan para pemimpin negara BRICS, Prabowo mengangkat sebuah pepatah Indonesia yang sederhana, tetapi memiliki makna kuat dalam konteks hubungan internasional.


“Ada pepatah lama di Indonesia, ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’,” ujar Presiden Prabowo.


Pepatah tersebut menjadi pintu masuk bagi Presiden Prabowo untuk menjelaskan pentingnya kebersamaan negara-negara Global South dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.


Prabowo Bawa Pesan Persatuan di KTT BRICS 2026


Menurut Prabowo, pesan dalam pepatah tersebut bukan hanya berbicara mengenai persatuan secara umum. Lebih dari itu, nilai yang terkandung di dalamnya menggambarkan semangat yang sejak puluhan tahun lalu telah mempertemukan negara-negara Asia dan Afrika.


Semangat tersebut terlihat dalam perjuangan bersama untuk berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain, menentukan masa depan secara mandiri, sekaligus memperjuangkan kepentingan bersama.


Presiden Prabowo menyebut bahwa kearifan sederhana tersebut memiliki keterkaitan erat dengan semangat yang lahir dalam sejarah pertemuan negara-negara Asia dan Afrika di Bandung.


“Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung,” lanjutnya.


Pesan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana Indonesia melihat relevansi sejarah Konferensi Asia Afrika dalam dinamika geopolitik dunia saat ini.


Spirit Bandung Masih Relevan


Bagi Presiden Prabowo, spirit Bandung bukan sekadar bagian dari sejarah Indonesia. Nilai tersebut masih relevan untuk menjawab tantangan dunia yang terus berubah, terutama bagi negara-negara Global South.


Negara-negara yang memiliki pengalaman panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme, kata Prabowo, kini berada dalam posisi sebagai bangsa-bangsa yang setara.


Perubahan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi negara-negara Global South untuk meningkatkan peran dan pengaruhnya dalam tata kelola global.


“Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara,” ungkap Kepala Negara.


Pernyataan itu memperlihatkan posisi Indonesia yang mendorong agar negara-negara berkembang memiliki ruang yang lebih besar dalam menentukan arah pembentukan tata kelola dunia.


Persatuan Perkuat Kepentingan Negara Global South


Dalam forum KTT BRICS 2026 tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa persatuan dapat menjadi kekuatan strategis bagi negara-negara Global South.


Dengan berdiri bersama, negara-negara tersebut memiliki peluang lebih besar untuk menyuarakan kepentingannya di berbagai forum internasional. Tidak hanya itu, kebersamaan juga dinilai dapat memperkuat kemampuan masing-masing negara dalam melindungi kepentingan nasional.


“Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting,” tegas Presiden.


Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan penting Presiden Prabowo dalam sesi terbatas KTT BRICS 2026. Indonesia ingin memastikan bahwa semangat kerja sama dan multilateralisme tetap menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan global.


Indonesia Dorong Tata Dunia yang Lebih Inklusif


Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT BRICS 2026 juga memperkuat posisi Indonesia dalam mendorong tata kelola global yang lebih inklusif dan setara.


Di tengah perubahan geopolitik serta meningkatnya tantangan lintas negara, kerja sama antarnegeri Global South menjadi semakin penting. Persatuan tidak berarti menghilangkan kepentingan nasional masing-masing, tetapi justru menjadi sarana untuk memperkuat posisi bersama.


Semangat inilah yang kembali diangkat Prabowo melalui pepatah “Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh.”


Pesan tersebut membawa nilai lama ke dalam konteks dunia modern. Negara-negara Global South diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang mengikuti perubahan global, tetapi juga ikut menentukan arah perubahan tersebut.


Dengan semangat Bandung sebagai salah satu landasan historis, Indonesia melihat persatuan negara-negara Asia, Afrika, dan Global South sebagai kekuatan untuk memperjuangkan dunia yang lebih adil, setara, dan inklusif.


Bagi Indonesia, pesan yang disampaikan Presiden Prabowo di KTT BRICS 2026 menunjukkan bahwa warisan perjuangan masa lalu masih memiliki tempat penting dalam diplomasi masa kini. Spirit Bandung tetap hidup, sementara persatuan menjadi kunci agar suara negara-negara Global South semakin kuat di panggung dunia.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas