Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Apresiasi Mahasiswa yang Bantu Pemulihan Anak Terdampak Bencana di NTT

21 Agustus 2026, 21:13 WIB

 

Wapres Gibran Apresiasi Mahasiswa yang Bantu Pemulihan Anak Terdampak Bencana di NTT

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengapresiasi kepedulian mahasiswa dan anak muda yang ikut terlibat dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Apresiasi tersebut disampaikan Wapres Gibran saat meninjau Posko Golo Cenggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/08/2026). Dalam kunjungan itu, Wapres tidak hanya melihat kondisi masyarakat terdampak, tetapi juga memastikan kebutuhan penanganan di lapangan mendapat perhatian.


Menurut Wapres Gibran, keterlibatan anak muda dalam situasi bencana merupakan bentuk nyata kepedulian sosial. Mahasiswa dinilai dapat memberikan kontribusi sesuai dengan keahlian yang mereka miliki, termasuk dalam membantu masyarakat menghadapi dampak psikologis setelah bencana.


“Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan dedikasi teman-teman mahasiswa yang mau ikut membantu pemulihan bagi saudara-saudara kita di NTT,” ungkap Wapres Gibran.


Enam Mahasiswa UI Dampingi Anak Terdampak Bencana


Sebagai bagian dari dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana NTT, Wapres Gibran memfasilitasi enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk memberikan bantuan psikologis awal bagi anak-anak di wilayah terdampak.


Para mahasiswa tersebut akan berada di lokasi selama satu minggu. Mereka memberikan pendampingan dengan pendekatan yang ramah anak agar proses pemulihan dapat berlangsung secara lebih nyaman dan tidak menambah beban psikologis anak-anak yang telah mengalami situasi sulit akibat bencana.


Pendekatan yang digunakan cukup sederhana, tetapi penting. Anak-anak diajak bermain, bercerita, bernyanyi, hingga mengikuti permainan kelompok sederhana. Kegiatan tersebut dirancang untuk menciptakan suasana yang lebih rileks sekaligus membantu anak-anak kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.


“Teman-teman mahasiswa ini akan tinggal di sini selama satu minggu dan akan membantu memberikan [bantuan psikologis awal] bagi saudara-saudara kita, khususnya anak-anak,” jelas Wapres.


Pendampingan psikologis awal ini bukan sekadar mengajak anak-anak mengisi waktu selama berada di pengungsian. Para mahasiswa juga memberikan ruang yang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka dengan cara yang sesuai dengan usia.


Mereka tidak diarahkan untuk menceritakan kembali secara detail peristiwa bencana yang dialami. Sebaliknya, pendekatan dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan dan interaksi yang membangun rasa aman serta nyaman.


Selain memberikan pendampingan, para mahasiswa juga melakukan observasi untuk melihat kondisi anak-anak dan mengidentifikasi kebutuhan dukungan psikososial yang mungkin diperlukan lebih lanjut.


Mahasiswa Ikut Mendampingi Kunjungan Wapres di Flores


Keterlibatan mahasiswa Fakultas Psikologi UI tersebut telah berlangsung sejak Wapres Gibran melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sikka pada Kamis (20/08/2026).


Setelah dari Sikka, para mahasiswa melanjutkan pendampingan dalam rangkaian agenda Wapres di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur. Kehadiran mereka menjadi salah satu bentuk partisipasi anak muda dalam membantu masyarakat terdampak bencana secara langsung.


Bagi Wapres Gibran, keterlibatan seperti ini penting untuk terus diperkuat. Penanganan bencana tidak hanya membutuhkan peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat.


Semangat gotong royong antara pemerintah, mahasiswa, relawan, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya dinilai dapat membantu memperkuat penanganan pada masa darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan.


Karena itu, Wapres mendorong agar partisipasi anak muda dalam penanganan bencana dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Dengan koordinasi yang baik, bantuan yang diberikan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.


Wapres Dorong Ilmu Mahasiswa Beri Manfaat Nyata


Khusus kepada para mahasiswa yang terlibat dalam pendampingan korban bencana di NTT, Wapres Gibran berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan sosial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.


Menurutnya, ilmu yang dimiliki mahasiswa akan semakin berarti ketika dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.


“Semoga keilmuan yang telah teman-teman dapatkan di kampus, bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT,” ucap Wapres.


Keterlibatan mahasiswa UI dalam pemulihan bencana di Flores menunjukkan bahwa penanganan pascabencana memiliki dimensi yang luas. Selain pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, dan layanan kesehatan, perhatian terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan.


Dengan pendekatan yang ramah anak dan melibatkan generasi muda, upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana NTT diharapkan dapat berjalan lebih menyeluruh. Kehadiran mahasiswa di tengah pengungsian juga menjadi pengingat bahwa proses bangkit setelah bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas