Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Capai Swasembada Pangan, Jadi Fondasi Hadapi Ketidakpastian Global

2 Agustus 2026, 20:58 WIB

 

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Capai Swasembada Pangan, Jadi Fondasi Hadapi Ketidakpastian Global

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan sebagai fondasi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Capaian tersebut dinilai menjadi modal strategis bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.


Presiden Prabowo menyampaikan bahwa persoalan pangan selalu menjadi perhatian penting dalam perjalanan pemikirannya. Menurut Kepala Negara, ketersediaan pangan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kekuatan, stabilitas, dan ketahanan sebuah bangsa.


Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat dalam pertemuan bersama pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tingkat pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.


“Paling dasar, Anda sudah tahu kalau saya bicara sudah berapa puluh tahun pasti saya bicara masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah. Alhamdulillah kita sudah capai dalam waktu yang singkat ketahanan pangan, swasembada pangan,” ujar Presiden Prabowo.


Menurut Presiden, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan bukanlah hasil yang datang secara instan. Capaian tersebut merupakan bagian dari perjuangan panjang bangsa dalam membangun sektor pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta memperkuat kemampuan nasional dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.


Swasembada Pangan Tingkatkan Kepercayaan Diri Indonesia


Presiden Prabowo menilai tercapainya swasembada pangan memberikan rasa percaya diri yang lebih besar bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul akibat perubahan situasi global.


Dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, Indonesia dinilai memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga stabilitas nasional. Pemerintah juga memiliki ruang yang lebih besar dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan pangan, termasuk ketika terjadi gangguan pada rantai pasok dunia.


“Ini yang membuat kita percaya diri, confident. Apa pun terjadi, kita yakin, kita bisa jamin makan untuk bangsa Indonesia,” tutur Presiden.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki posisi strategis dalam agenda pembangunan nasional. Bagi pemerintah, ketersediaan pangan bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan langsung dengan keamanan nasional dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.


Dalam situasi dunia yang terus berubah, kemampuan sebuah negara untuk menjamin kebutuhan pangan rakyat menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan bangsa.


Konflik Global Berdampak pada Harga Pangan dan Energi


Dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti berbagai konflik yang masih berlangsung di sejumlah wilayah dunia. Mulai dari perang di Ukraina hingga ketegangan yang terjadi di kawasan ASEAN, berbagai dinamika tersebut dinilai dapat memberikan dampak luas hingga ke negara-negara yang tidak terlibat secara langsung.


Presiden menjelaskan bahwa konflik di satu kawasan dapat memengaruhi kondisi ekonomi global, termasuk stabilitas harga pangan, bahan bakar minyak, dan berbagai kebutuhan strategis lainnya.


“Mungkin perang Ukraina lebih lama dari Perang Dunia Kedua juga. Jutaan sudah korban dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya,” pungkasnya.


Menurut Presiden, perkembangan tersebut menjadi pelajaran penting bahwa ketahanan nasional harus dibangun melalui kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri. Ketergantungan yang terlalu besar terhadap pasokan dari luar negeri dapat menjadi tantangan ketika terjadi konflik, gangguan perdagangan, atau perubahan kondisi geopolitik.


Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Stabilitas Nasional


Capaian swasembada pangan yang disampaikan Presiden Prabowo menjadi fondasi penting bagi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global. Dengan ketahanan pangan yang semakin kuat, pemerintah berharap stabilitas nasional dapat terus terjaga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.


Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Penguatan produksi dalam negeri, peningkatan kapasitas sektor pertanian, serta keberlanjutan pasokan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan sosial.


Di tengah situasi geopolitik dunia yang masih dinamis, Indonesia berupaya membangun kemampuan nasional yang lebih mandiri. Swasembada pangan diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global pada masa mendatang.


Dengan fondasi ketahanan pangan yang semakin kokoh, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjaga stabilitas bangsa dan menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat, apa pun dinamika yang terjadi di tingkat global.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas