Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar

25 Juli 2026, 20:57 WIB

 

Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar

Indotorial.com — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap tegas Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam sambutannya pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026, Presiden menekankan bahwa dukungan Indonesia kepada Palestina merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan para peserta acara sebagai bagian dari penjelasan mengenai arah politik luar negeri Indonesia. Menurut Kepala Negara, Indonesia akan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif, yakni bersikap mandiri, tidak memihak blok kekuatan tertentu, dan tetap menjunjung tinggi hubungan baik dengan semua negara.


“Kita bersyukur bahwa kita nonblok, kita tidak punya musuh, kita hormati semua negara, kita hormati semua kekuatan. Kita ingin bebas aktif,” ujar Presiden.


Prabowo menjelaskan, arah diplomasi Indonesia di bawah pemerintahannya berlandaskan pada prinsip bertetangga baik atau the good neighbor policy. Dengan prinsip tersebut, Indonesia ingin membangun hubungan persahabatan, kerja sama, dan saling menghormati dengan seluruh bangsa di dunia tanpa kehilangan kebebasan dalam menentukan sikap.


“Politik luar negeri Indonesia dalam pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, politik kita adalah politik menjadi tetangga yang baik. The good neighbor policy. We want to be good neighbors,” ucapnya.


Meski menegaskan hubungan yang baik dengan semua kekuatan dunia, Prabowo menyampaikan bahwa ada satu hal yang tidak bisa dinegosiasikan, yakni dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa posisi Indonesia dalam isu tersebut tidak akan berubah.


“Kita baik sama semua kekuatan, tapi yang tidak bisa kita tawar-menawar adalah mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,” tegas Presiden.


Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia tidak memiliki niat untuk mengganggu negara lain. Namun, ia memastikan bahwa bangsa Indonesia akan tetap berdiri tegak apabila kedaulatan dan kemerdekaan negara diganggu pihak mana pun. Menurutnya, semangat mempertahankan tanah air merupakan tanggung jawab bersama seluruh rakyat Indonesia.


Presiden menilai kekuatan utama pertahanan Indonesia bukan hanya terletak pada alat utama sistem persenjataan, melainkan juga pada sistem pertahanan rakyat semesta. Di dalamnya, ada semangat kebersamaan, cinta tanah air, dan kesiapsiagaan seluruh rakyat dalam menjaga keutuhan bangsa.


“Kita tidak mau ganggu orang lain. Tapi seluruh rakyat Indonesia akan mempertahankan kedaulatannya, akan mempertahankan kemerdekaannya, akan mempertahankan masa depannya,” pungkasnya.


Pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini mempertegas arah politik luar negeri Indonesia yang tetap konsisten pada prinsip bebas aktif, bersahabat dengan semua pihak, sekaligus teguh membela nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks global yang penuh dinamika, sikap tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tetap ingin hadir sebagai negara yang damai, berdaulat, dan punya komitmen kuat terhadap keadilan internasional.


Dengan penegasan ini, dukungan Indonesia kepada Palestina kembali menjadi salah satu poin penting dalam kebijakan luar negeri nasional yang menempatkan kemerdekaan, perdamaian, dan martabat setiap bangsa sebagai prinsip utama.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas