Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Apresiasi Rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia di Harlah PKB ke-28, Tegaskan Komitmen Jalankan Amanat Konstitusi

25 Juli 2026, 21:00 WIB

 

Prabowo Apresiasi Rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia di Harlah PKB ke-28, Tegaskan Komitmen Jalankan Amanat Konstitusi

INDOTORIAL.COM - JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan melalui rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 bertajuk “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026.


Dalam sambutannya, Presiden menilai rekomendasi tersebut bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga menjadi amanah sekaligus penguat bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional sesuai dengan amanat konstitusi. Kepala Negara mengaku terkesan dengan isi rekomendasi yang disampaikan langsung dalam forum tersebut.


“Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa itu. Langsung dibacakan tadi. Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia. Luar biasa ini. Kesepakatan Ijtima Ulama ini luar biasa,” ujar Presiden.


Pernyataan itu disambut hangat oleh para hadirin yang memenuhi arena acara. Presiden Prabowo kemudian menjelaskan bahwa salah satu poin penting dalam rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia adalah dukungan terhadap langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kedaulatan bangsa. Arah kebijakan itu mencakup pembangunan kemandirian ekonomi, percepatan industrialisasi dan hilirisasi, penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembalian arah pembangunan nasional kepada amanat Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


Menurut Presiden, seluruh poin tersebut sejalan dengan keyakinan dan hati nuraninya dalam memimpin pemerintahan. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang dijalankan pemerintah harus tetap berpijak pada kepentingan rakyat dan tidak keluar dari koridor konstitusi.


“Ini perintah lagi ini. Tapi perintahnya adalah sesuai dengan hati nurani saya,” ucap Presiden Prabowo.


Lebih jauh, Kepala Negara menekankan pentingnya memastikan negara yang kuat tetap berjalan dalam koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Baginya, kekuatan negara bukan hanya diukur dari kemampuan ekonomi dan politik, tetapi juga dari kemampuannya menjaga keadilan sosial serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada para ulama yang dinilainya terus menunjukkan komitmen untuk memperkuat umat, bangsa, dan negara. Ia menyebut dukungan dari para ulama menjadi energi positif bagi pemerintah untuk terus bekerja lebih keras dan lebih konsisten.


“Saya sangat terima kasih. Saya benar-benar saya tersentuh. Tadi rekomendasi ijtima luar biasa. Saya menangkap bahwa perjuangan kita sudah dipahami dan dimengerti, dan saya percaya partai-partai sudah mengerti itu,” tutur Presiden.


Pernyataan Presiden Prabowo di Harlah PKB ke-28 itu menegaskan kembali arah besar pemerintahan yang ingin dibangun, yakni pemerintahan yang kuat, berpihak pada rakyat, dan berlandaskan pada nilai-nilai konstitusi. Dukungan dari Ijtima Ulama Indonesia pun dinilai menjadi salah satu penguat penting dalam mendorong agenda pembangunan nasional yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.


Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap dukungan dan amanah dari para ulama akan menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus menjaga kedaulatan bangsa, menegakkan amanat konstitusi, dan menghadirkan kemakmuran yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.


Dengan pesan yang tegas namun tetap hangat, kehadiran Presiden dalam forum tersebut memperlihatkan bahwa sinergi antara pemerintah, ulama, dan elemen bangsa lainnya masih menjadi bagian penting dalam menjaga arah pembangunan Indonesia ke depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas