Iklan

Iklan

,

Iklan

Raja Abdullah II Antar Langsung Presiden Prabowo ke Bandara, Momen Hangat Penutup Kunjungan Kenegaraan di Yordania

26 Februari 2026, 15:47 WIB

 

Raja Abdullah II Antar Langsung Presiden Prabowo ke Bandara, Momen Hangat Penutup Kunjungan Kenegaraan di Yordania

INDOTORIAL.COM – Suasana hangat dan penuh penghormatan mewarnai akhir kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Yordania. Pada Rabu, 25 Februari 2026, publik menyaksikan sebuah momen istimewa ketika Abdullah II secara langsung mengantarkan Presiden Prabowo menuju Bandar Udara Militer Marka, Amman.


Momen tersebut menjadi simbol kuat eratnya hubungan bilateral Indonesia–Yordania yang selama ini terjalin solid, tidak hanya dalam konteks diplomasi formal, tetapi juga dalam kedekatan personal antarpemimpin negara.


Pertemuan Akrab di Istana Basman


Sebelum prosesi pelepasan, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menggelar pertemuan resmi di Istana Basman. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat persahabatan.


Hubungan Indonesia dan Yordania sendiri telah lama terjalin erat, terutama dalam bidang pendidikan, kerja sama keagamaan, serta berbagai isu strategis kawasan Timur Tengah. Yordania dikenal sebagai salah satu mitra penting Indonesia di kawasan tersebut, termasuk dalam dialog perdamaian dan stabilitas regional.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama bilateral yang lebih konkret dan berkelanjutan. Atmosfer pertemuan yang santai namun produktif memperlihatkan bahwa komunikasi antarnegara berjalan dalam koridor saling menghormati dan saling percaya.


Raja Abdullah II Menyupiri Langsung Presiden Prabowo


Namun yang membuat kunjungan ini begitu berkesan bukan hanya isi pertemuan, melainkan gestur personal Raja Abdullah II usai agenda resmi berakhir.


Alih-alih sekadar melepas secara protokoler, Raja Abdullah II bahkan menyupiri langsung kendaraan yang membawa dirinya bersama Presiden Prabowo menuju Bandar Udara Militer Marka. Tindakan tersebut menjadi simbol penghormatan tinggi sekaligus pesan persahabatan yang tulus dari Kerajaan Yordania kepada Indonesia.


Gestur ini jarang terjadi dalam kunjungan kenegaraan dan menjadi sorotan karena menunjukkan kedekatan personal yang melampaui formalitas diplomatik.


Setibanya di bandara, suasana haru dan hangat kembali terlihat. Di bawah tangga pesawat kepresidenan, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II tampak saling berpelukan sebelum berpisah. Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa hubungan Indonesia–Yordania tidak hanya dibangun atas dasar kepentingan strategis, tetapi juga dilandasi rasa saling percaya.


Dihadiri Putra Mahkota dan Pejabat Tinggi


Turut melepas keberangkatan Presiden Prabowo adalah Al Hussein bin Abdullah II, Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, beserta sejumlah pejabat tinggi kerajaan.


Hadir pula Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.


Kehadiran jajaran pejabat tinggi dari kedua negara semakin menegaskan pentingnya kunjungan ini dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Yordania.


Empat F-16 Kawal Pesawat Kepresidenan


Penghormatan tinggi Kerajaan Yordania tidak berhenti di darat. Saat pesawat yang membawa Presiden Prabowo lepas landas, empat pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan hingga keluar wilayah udara Yordania.


Pengawalan udara tersebut menjadi bentuk kehormatan militer tertinggi yang diberikan kepada kepala negara sahabat. Langkah ini sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan diplomatik serta penghargaan Yordania terhadap Indonesia.


Lanjutkan Agenda ke Abu Dhabi


Dari Amman, Presiden Prabowo melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraan menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.


Dalam penerbangan menuju Abu Dhabi, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Rangkaian momen di Yordania ini bukan sekadar prosesi perpisahan, tetapi menjadi simbol kuat bahwa hubungan Indonesia–Yordania semakin kokoh. Gestur personal Raja Abdullah II yang mengantar dan bahkan menyupiri langsung Presiden Prabowo menjadi pesan diplomatik yang jelas: persahabatan kedua negara dibangun atas dasar kepercayaan, rasa hormat, dan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama di masa depan.


Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang dihormati di kawasan Timur Tengah.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas