Iklan

Iklan

,

Iklan

Prabowo Subianto dan MBZ Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–UEA di Abu Dhabi

27 Februari 2026, 15:18 WIB

 

Prabowo Subianto dan MBZ Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–UEA di Abu Dhabi

INDOTORIAL.COM - ABU DHABI – Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Qasr Al Bahr, Kamis (26/2/2026). Pertemuan ini menjadi bagian penting dari kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Uni Emirat Arab dalam rangka mempererat kemitraan strategis yang selama ini terjalin erat antara kedua negara.


Sejak awal pertemuan, suasana hangat dan penuh keakraban sudah terasa. Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden MBZ setibanya di kompleks istana. Pertemuan digelar di taman terbuka dengan latar pepohonan palem dan cahaya senja khas Abu Dhabi, menghadirkan atmosfer dialog yang santai namun tetap sarat makna diplomatik.


Formasi duduk delegasi kedua negara yang dibuat melingkar mencerminkan semangat kesetaraan dan keterbukaan. Tidak ada sekat kaku protokoler, melainkan suasana diskusi yang mengedepankan rasa saling menghormati dan persahabatan.


Dalam pertemuan bilateral Indonesia–UEA tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit P. Santosa.


Sementara itu, Presiden MBZ turut didampingi Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.


Iftar Ramadan Perkuat Ikatan Persaudaraan


Rangkaian agenda dilanjutkan dengan iftar bersama dalam suasana Ramadan yang khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum buka puasa tersebut menjadi simbol kuat persaudaraan antara Indonesia dan UEA sebagai dua negara dengan mayoritas penduduk Muslim yang memiliki nilai-nilai kultural dan spiritual yang sejalan.


Presiden Prabowo juga melaksanakan salat magrib berjemaah bersama rombongan. Nuansa religius yang menyertai pertemuan ini semakin mempererat hubungan personal kedua pemimpin, sekaligus mempertegas dimensi kemanusiaan dalam diplomasi bilateral Indonesia–UEA.


Fokus Kerja Sama Energi, Investasi, dan Ekonomi Masa Depan


Pertemuan kemudian berlanjut dalam sesi expanded meeting atau pertemuan yang diperluas. Dalam forum ini, kedua delegasi membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama sektor energi, peningkatan investasi, hingga pengembangan kemitraan ekonomi masa depan yang berorientasi jangka panjang.


Kerja sama energi menjadi salah satu fokus utama, mengingat kedua negara memiliki kepentingan strategis dalam transisi energi, pengembangan energi terbarukan, serta hilirisasi sumber daya alam. Selain itu, pembahasan juga mencakup peluang investasi UEA di berbagai sektor prioritas Indonesia, termasuk infrastruktur, industri pertahanan, dan pengembangan kawasan ekonomi.


Sebagai penutup rangkaian agenda, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête). Percakapan langsung antar pemimpin ini berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, mencerminkan kedekatan personal sekaligus komitmen kuat untuk terus memperdalam hubungan bilateral Indonesia–UEA.


50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia–UEA


Pertemuan ini memiliki arti istimewa karena tahun 2026 menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Uni Emirat Arab. Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk memasuki babak baru kerja sama yang lebih luas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.


Dengan semakin intensifnya dialog tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dan Presiden MBZ, kemitraan strategis Indonesia–UEA diproyeksikan terus berkembang, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam kerja sama pertahanan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.


Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Abu Dhabi ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra utama UEA di kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, UEA tetap menjadi salah satu investor dan mitra strategis penting bagi Indonesia di kawasan Timur Tengah.


Momentum 50 tahun hubungan diplomatik ini pun menjadi titik tolak bagi kedua negara untuk memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan, adaptif terhadap tantangan global, dan berorientasi pada masa depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas