Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Pasar KIPP IKN, Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat di Jantung Ibu Kota Nusantara

1 Januari 2026, 11:44 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Pasar KIPP IKN, Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat di Jantung Ibu Kota Nusantara

INDOTORIAL.COM - Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dipersiapkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang hidup yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Usai meninjau fasilitas pendidikan di kawasan IKN, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau Pasar KIPP IKN di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (31/12/2025).


Peninjauan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa pembangunan IKN harus mampu menggerakkan ekonomi rakyat secara nyata. Kehadiran Pasar KIPP diharapkan menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi lokal, sekaligus menyediakan ruang usaha yang layak dan representatif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan IKN.


Pasar KIPP dibangun di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 3.959 meter persegi. Bangunan pasar ini terdiri dari tiga lantai yang dirancang modern namun tetap mengusung konsep pasar rakyat. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari 22 unit los basah, 33 unit los kering, 11 kios, hingga enam unit pujasera yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kuliner. Selain itu, pasar ini juga dilengkapi ruang pengelola dan ruang pertemuan untuk mendukung aktivitas manajemen dan koordinasi.


Dengan kapasitas layanan sekitar 200 pengunjung per hari, Pasar KIPP dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang beraktivitas di KIPP IKN. Salah satu keunggulan pasar ini terletak pada pengaturan zona los basah yang dipisahkan secara jelas antara area bersih dan area pengolahan. Konsep ini diterapkan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kelancaran sirkulasi pengunjung di dalam pasar.


Dalam peninjauannya, Wapres Gibran melihat langsung penataan los basah yang dibagi secara fungsional, mulai dari area pembersihan bahan hingga area penjualan. Penataan tersebut bertujuan memastikan standar higienitas pasar terpenuhi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Kehadiran pasar rakyat yang sehat dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem kota yang berkelanjutan di IKN.


Peninjauan Pasar KIPP ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan fasilitas publik yang inklusif dan berpihak pada ekonomi rakyat. Pasar tradisional yang tertata dengan baik diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat perputaran ekonomi di kawasan inti pemerintahan.


Mendampingi Wapres Gibran dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan komitmen lintas sektor dalam memastikan pembangunan IKN berjalan terintegrasi, tidak hanya dari sisi infrastruktur pemerintahan, tetapi juga ekonomi kerakyatan.


Dengan hadirnya Pasar KIPP, pemerintah berharap IKN tidak sekadar menjadi simbol pusat pemerintahan baru, melainkan juga ruang tumbuh bagi UMKM dan masyarakat, serta wajah baru pasar rakyat yang modern, sehat, dan berdaya saing.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas