Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Program Bantuan Pasang Baru Listrik di Nias, Tegaskan Pemerataan Akses Energi

22 Desember 2025, 10:58 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Program Bantuan Pasang Baru Listrik di Nias, Tegaskan Pemerataan Akses Energi

INDOTORIAL.COM - Nias – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, kembali melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di wilayah kepulauan. Usai menyapa warga Desa Sifalago Gomo, Wapres meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Hilisebua, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, pada Minggu (21/12/2025). Kunjungan ini menjadi penegasan nyata komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya pemenuhan layanan dasar berupa akses energi listrik di daerah terpencil dan kepulauan.


Setibanya di Desa Hilisebua, Wapres Gibran menyaksikan secara langsung proses penyambungan listrik ke rumah-rumah warga penerima manfaat. Ia memastikan program BPBL berjalan tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Bagi warga desa yang selama bertahun-tahun hidup tanpa listrik, momen ini menjadi tonggak penting menuju kehidupan yang lebih layak.


Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan prioritas utama pemerintah. Menurutnya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali yang tinggal di wilayah kepulauan seperti Nias.


“Pemerataan akses listrik bagi masyarakat di wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memenuhi layanan dasar bagi masyarakat,” ujar Wapres Gibran di hadapan warga.


Ia juga menekankan bahwa kehadirannya di Desa Hilisebua merupakan bentuk pengawasan langsung pemerintah pusat agar kebijakan yang telah dirancang tidak berhenti di atas kertas. Dengan turun langsung ke lapangan, Wapres ingin memastikan manfaat listrik benar-benar dirasakan oleh masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, maupun meningkatkan rasa aman dan kenyamanan warga.


“Kehadiran saya di desa ini untuk memastikan program berjalan dan manfaat listrik benar-benar dirasakan warga, khususnya untuk menunjang aktivitas rumah tangga, pendidikan anak, serta rasa aman dan kenyamanan,” lanjutnya.


Lebih jauh, Wapres menegaskan bahwa penyediaan listrik merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memastikan ketersediaan listrik hingga ke pelosok negeri.


“Pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin memastikan ketersediaan listrik di seluruh wilayah negeri sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup dan penguatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.


Selain meninjau pelaksanaan BPBL, Wapres Gibran juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima manfaat. Dalam suasana akrab, ia berpesan agar listrik yang telah tersambung dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak di malam hari.


“Ini saya mohon karena listriknya sudah tersambung, nanti adik-adik kalau malam tolong dengan listrik yang sudah ada, belajar yang rajin, ya. Bapak, ibu, juga bisa melakukan aktivitas di malam hari,” pesannya.


Kunjungan tersebut juga diwarnai suasana hangat menjelang perayaan Natal. Wapres menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada masyarakat Desa Hilisebua, sekaligus menitipkan doa bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah di sejumlah daerah.


“Terima kasih, bapak, ibu semua. Selamat Natal, semoga berkah dan damai Natal menyertai bapak, ibu semua. Saya juga titip doa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Nias Ya’atulo Gulo menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi kelistrikan di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa dari total 170 desa di Kabupaten Nias, masih terdapat lima desa yang belum teraliri listrik secara menyeluruh. Namun, perhatian dari pemerintah pusat dinilai telah mendorong progres yang signifikan.


“Di Kabupaten Nias ada 170 desa, masih lima desa lagi yang masih gelap gulita sama sekali. Terima kasih atas perhatian Pak Wapres, melalui Mendagri juga pernah menanyakan langsung masalah ini kepada kami, dan tahun ini sudah ada progres,” jelas Ya’atulo.


Ia optimistis, perluasan akses listrik melalui program BPBL akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Nias, sekaligus membuka peluang ekonomi dan pendidikan yang lebih luas di masa depan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto, serta Manajer PLN UP3 Nias Leonardo Panjaitan.


Dengan peninjauan ini, pemerintah menegaskan kembali komitmennya bahwa pemerataan akses listrik bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas