Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

KPU Kota Solok Tetapkan Hasil Pilkada 2024, Ramadhani-Suryadi Raih Suara Terbanyak

4 Desember 2024, 20:28 WIB

 

KPU Kota Solok Tetapkan Hasil Pilkada 2024, Ramadhani-Suryadi Raih Suara Terbanyak

INDOTORIAL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 melalui Rapat Pleno Terbuka di Aula D'Relazion, Senin (3/12).


Rapat pleno tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Solok. Dalam forum itu, KPU Kota Solok merekapitulasi hasil penghitungan suara untuk dua pemilihan sekaligus, yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok.


Ketua KPU Kota Solok, Ariantoni, memimpin langsung rapat pleno yang dihadiri jajaran KPU Kota Solok, Plt Sekretaris KPU, Bawaslu Kota Solok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para saksi dari pasangan calon.


Ariantoni menyampaikan bahwa seluruh proses rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat Kota Solok berlangsung dengan lancar.


“Alhamdulillah, rapat pleno berjalan lancar dan hasil perolehan suara telah ditetapkan,” ujar Ariantoni.


Ramadhani-Suryadi Unggul di Pilkada Kota Solok


Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Solok, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok nomor urut 2, Ramadhani Kirana Putra dan Suryadi Nurdal, memperoleh suara terbanyak.


Pasangan tersebut meraih 19.601 suara. Sementara pasangan calon nomor urut 1, Nofi Candra dan Leo Murphy, memperoleh 17.956 suara.


Dengan demikian, total suara sah dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok yang direkapitulasi KPU mencapai 38.217 suara.


Perolehan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian tahapan Pilkada Kota Solok 2024. Setelah rekapitulasi tingkat kota selesai, hasil penghitungan suara kemudian diproses sesuai tahapan penyelenggaraan Pilkada yang telah ditetapkan.


KPU Kota Solok juga menyerahkan dokumen rekapitulasi hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat kepada KPU Provinsi Sumatera Barat. Proses penyerahan dokumen tersebut mendapat pengawalan dari Polres Solok Kota.


Mahyeldi-Vasco Raih Suara Terbanyak di Kota Solok


Selain menetapkan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok, rapat pleno juga merekapitulasi hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.


Untuk pemilihan gubernur, pasangan nomor urut 1, Mahyeldi Ansharullah dan Vasco Ruseimy, memperoleh 30.689 suara di Kota Solok.


Sementara pasangan nomor urut 2, Epyardi Asda dan Ekos Akbar, memperoleh 6.848 suara.


Total pemilih yang tercatat dalam penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat di Kota Solok mencapai 38.390 suara.


Hasil tersebut selanjutnya menjadi bagian dari rekapitulasi berjenjang di tingkat provinsi sebelum seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024 dinyatakan selesai.


Ada Ruang Gugatan Setelah Rekapitulasi


KPU Kota Solok menegaskan bahwa penetapan hasil rekapitulasi bukan berarti seluruh rangkaian proses Pilkada langsung berakhir. Pasangan calon atau pihak yang memiliki keberatan masih memiliki ruang untuk menempuh mekanisme hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Ariantoni menjelaskan, setelah seluruh tahapan hukum selesai, proses berikutnya adalah penetapan pasangan calon terpilih dan pelantikan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.


“Jika tidak ada gugatan atau setelah semua proses hukum selesai, tahapan selanjutnya adalah pelantikan yang direncanakan bulan Februari,” terang Ariantoni.


Dengan mekanisme tersebut, KPU memastikan setiap tahapan tetap berjalan sesuai aturan dan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berkepentingan untuk menggunakan jalur hukum apabila terdapat keberatan terhadap hasil pemilihan.


KPU Apresiasi Partisipasi Masyarakat Kota Solok


Komisioner KPU Kota Solok, Yance Gafar, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 agar berlangsung aman dan kondusif.


Menurutnya, kerja sama antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat keamanan, peserta pemilu, serta masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran seluruh tahapan Pilkada.


“Alhamdulillah, seluruh tahapan berjalan aman, damai, dan badunsanak. Kami berterima kasih atas dukungan semua komponen,” kata Yance.


Ia juga mengakui bahwa tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024 mengalami sedikit penurunan. Meski demikian, Kota Solok masih tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi di Sumatera Barat, yakni berada di peringkat keempat.


Untuk mendorong masyarakat yang telah memenuhi syarat memilih agar menggunakan hak pilihnya, KPU Kota Solok sebelumnya juga melakukan berbagai upaya bersama sejumlah instansi terkait.


Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solok dalam memberikan layanan perekaman data kependudukan bagi masyarakat yang memasuki usia pemilih. Pelayanan tersebut bahkan dilakukan pada hari libur.


“Kami telah melakukan upaya maksimal untuk mengakomodir masyarakat usia pilih,” tegas Yance.


Dengan selesainya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 tingkat Kota Solok, KPU Kota Solok melanjutkan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku. Transparansi, akurasi, dan integritas proses rekapitulasi menjadi bagian penting untuk memastikan hasil Pilkada dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas