Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Terima Bantuan Malaysia Tangani Karhutla, Kirim Pesawat dan Helikopter

19 September 2026, 20:56 WIB

 

Prabowo Terima Bantuan Malaysia Tangani Karhutla, Kirim Pesawat dan Helikopter

INDOTORIAL.COM, Bogor – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri (WPM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 18 September 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu penting, salah satunya kerja sama Indonesia dan Malaysia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.


Dalam pertemuan itu, Ahmad Zahid Hamidi menyampaikan tawaran bantuan Malaysia untuk mendukung upaya Indonesia mengatasi kebakaran hutan, khususnya di wilayah Kalimantan. Bantuan tersebut akan melibatkan personel dan sejumlah armada yang nantinya diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.


Presiden Prabowo menyambut baik tawaran tersebut. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin erat membuat kerja sama dalam menghadapi persoalan lingkungan menjadi sesuatu yang penting.


“Beliau kawan lama, jadi beliau berkunjung ke saya dan kita bahas berbagai masalah, yang pertama dari pihak Malaysia menawarkan bantuan ingin ikut membantu kita untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan. Hal ini saya tanggapi dengan terima kasih, dengan gembira,” ujar Presiden Prabowo.


Malaysia Kerahkan Pesawat, Helikopter, dan Tim Pemadam


Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Malaysia akan segera mengirimkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 anggota tim pemadam kebakaran ke Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat penanganan karhutla yang membutuhkan dukungan personel dan peralatan di lapangan.


Presiden Prabowo mengatakan, kerja sama serupa sebenarnya bukan hal baru bagi kedua negara. Malaysia sebelumnya juga pernah memberikan bantuan dalam penanganan kebakaran hutan di Indonesia.


“Ini juga pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu, dan ini juga saya sedang menyusun langkah-langkah pencegahan menyeluruh, supaya tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, muncul lagi,” kata Prabowo.


Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya diarahkan pada pemadaman ketika kebakaran terjadi. Pemerintah juga tengah menyiapkan langkah pencegahan yang lebih menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang dalam beberapa tahun mendatang.


Karhutla sendiri menjadi persoalan yang memiliki dampak luas. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan di wilayah terdampak, tetapi juga dapat menghasilkan asap yang menyebar hingga ke wilayah negara tetangga.


Karhutla Jadi Perhatian Negara Tetangga


Presiden Prabowo menilai dukungan Malaysia menunjukkan bahwa persoalan kebakaran hutan di Indonesia juga menjadi perhatian negara-negara sahabat. Dampak karhutla yang dapat melintasi batas wilayah membuat penanganannya membutuhkan kerja sama yang lebih luas.


Selain Malaysia, Indonesia juga disebut telah menerima bantuan dari Jepang. Sejumlah negara lain pun menawarkan dukungan untuk membantu Indonesia dalam menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.


“Ini adalah masalah lingkungan hidup yang memengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik,” ujar Presiden.


Kerja sama internasional tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan karhutla. Di sisi lain, upaya pencegahan di dalam negeri tetap menjadi bagian utama agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak awal.


Indonesia dan Malaysia Bahas Kerja Sama Industri Halal


Selain membahas karhutla, pertemuan Prabowo dan Ahmad Zahid Hamidi juga membicarakan peluang kerja sama di bidang lain. Salah satunya adalah pengembangan industri halal.


Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki pasar halal yang besar serta potensi untuk mengembangkan kerja sama di sektor tersebut. Pembahasan industri halal menjadi salah satu bagian dari hubungan ekonomi dan kerja sama bilateral yang terus dikembangkan kedua negara.


Pertemuan di Hambalang tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia. Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan kedua negara perlu dijaga dengan baik, terutama karena Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan sebagai negara serumpun.


“Jangan sampai kita, hal-hal yang mengganggu kita menjadi masalah yang dibesar-besarkan, Indonesia dan Malaysia adalah saudara, kita harus bekerja sama, kita harus pelihara hubungan yang sangat baik saya kira itu, terima kasih,” tandas Prabowo.


Pesan tersebut menegaskan pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi muncul di antara Indonesia dan Malaysia.


Perkuat Kerja Sama Hadapi Persoalan Lingkungan


Bantuan Malaysia untuk penanganan karhutla di Kalimantan menjadi salah satu bentuk kerja sama konkret antara kedua negara. Pengiriman satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel pemadam kebakaran diharapkan dapat membantu memperkuat kemampuan Indonesia dalam menangani kebakaran di lapangan.


Di saat yang sama, pemerintah Indonesia juga perlu memastikan langkah pencegahan berjalan secara berkelanjutan. Penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tetapi juga mencegah munculnya titik api serta mengurangi risiko kebakaran kembali terjadi.


Kerja sama dengan negara tetangga seperti Malaysia, ditambah dukungan dari Jepang dan negara sahabat lainnya, memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan dapat membutuhkan respons lintas negara.


Bagi Indonesia dan Malaysia, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari hubungan bilateral yang lebih luas. Tidak hanya dalam penanganan karhutla, kedua negara terus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor, termasuk industri halal.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Pertemuan Prabowo dan Ahmad Zahid Hamidi di Hambalang pun menjadi salah satu upaya menjaga komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus memperkuat koordinasi menghadapi persoalan yang dampaknya dapat dirasakan lintas batas negara.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas