Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Fasilitas Publik di Sikka, Pastikan Pemulihan Infrastruktur Berjalan Cepat

20 Agustus 2026, 20:43 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Fasilitas Publik di Sikka, Pastikan Pemulihan Infrastruktur Berjalan Cepat

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau sejumlah fasilitas publik di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan infrastruktur dan layanan dasar masyarakat tetap berjalan sekaligus mendorong proses pemulihan pascabencana agar dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan.


Peninjauan fasilitas publik menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat terdampak. Wapres tidak hanya melihat kondisi bangunan dan sarana prasarana secara langsung, tetapi juga mendengarkan laporan dari pemerintah daerah, pengelola fasilitas, hingga masyarakat.


Bagi pemerintah, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memperbaiki bangunan yang rusak. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap layanan dasar yang aman, layak, dan dapat digunakan kembali dalam waktu secepat mungkin.


Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Laurentius Say


Salah satu fasilitas publik yang menjadi perhatian Wapres Gibran adalah Pelabuhan Laurentius Say. Di lokasi tersebut, Wapres melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pelabuhan serta meminta agar kebutuhan pemulihan mendapat perhatian serius.


Saat melihat kondisi pelabuhan, Wapres berdialog dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, jajaran pimpinan PT Pelindo, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).


“Dibangun baru saja,” ujar Wapres saat melihat kondisi fasilitas pelabuhan.


Pelabuhan memiliki peran penting bagi masyarakat Sikka, terutama dalam mendukung mobilitas penumpang dan distribusi logistik. Karena itu, keberlangsungan operasional pelabuhan menjadi salah satu hal yang diperhatikan pemerintah dalam proses penanganan pascabencana.


General Manager Pelindo Cabang Maumere Angga Adi Prebawa menjelaskan, aktivitas operasional Pelabuhan Laurentius Say masih berlangsung normal. Pelayanan tetap berjalan, terutama untuk kebutuhan logistik dan angkutan penumpang.


“Tadi kami menjelaskan bahwa pelayanan operasional masih berjalan lancar karena kaitannya dengan pelayanan logistik dan pelayanan angkutan penumpang,” jelas Angga.


Gereja Terdampak, Wapres Minta Perbaikan Dipercepat


Dari pelabuhan, perhatian Wapres juga menyasar fasilitas keagamaan. Saat meninjau Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure, Gibran melihat langsung kondisi bangunan yang terdampak bencana.


Kondisi tersebut membuat masyarakat belum dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di dalam bangunan gereja. Sebagian warga bahkan harus melaksanakan ibadah di luar bangunan.


Melihat kondisi itu, Wapres menginstruksikan agar perbaikan gereja segera dilakukan. Pemerintah diminta memastikan masyarakat dapat kembali menggunakan tempat ibadah secara aman dan layak.


Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Wapres juga berdialog langsung dengan warga. Salah satu hal yang ingin dipastikan adalah apakah kerusakan rumah masyarakat telah tercatat dan masuk dalam pendataan pemerintah.


“Ibu, rumahnya retak? Sudah difoto? Sudah didata?” tanya Wapres.


“Iya, sudah, Pak,” jawab warga tersebut.


Dialog singkat itu menunjukkan bahwa pendataan kerusakan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Data di lapangan diperlukan agar bantuan dan perbaikan dapat diarahkan kepada masyarakat yang memang membutuhkan.


Kondisi ICU Jadi Perhatian


Perhatian besar Wapres Gibran juga diberikan kepada sektor kesehatan. Saat mengunjungi RSUD Dr. T.C. Hillers Sikka, Wapres melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk ruang ICU serta posko pelayanan yang ditempatkan di luar bangunan utama.


Saat melihat kondisi ruang ICU, Wapres menilai fasilitas yang tersedia belum memadai untuk mendukung pelayanan pasien secara optimal.


“Enggak proper. Ventilatornya rusak,” ujar Wapres.


Wapres kemudian meminta agar pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, khususnya pasien ICU, segera mendapatkan rujukan ke rumah sakit yang lebih besar atau memiliki tingkat layanan yang lebih tinggi.


Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis sesuai kebutuhan, terutama ketika fasilitas rumah sakit terdampak belum sepenuhnya dapat digunakan secara optimal.


Selain fasilitas ICU, Wapres juga meminta agar posko-posko pelayanan kesehatan yang berada di luar bangunan utama ditingkatkan kualitasnya. Penataan pelayanan juga perlu dilakukan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dalam kondisi yang lebih layak.


“Kita upgrade sekalian,” tegas Wapres.


Rumah Sakit Lapangan Diminta Segera Dibangun


Tidak berhenti pada perbaikan fasilitas yang sudah ada, Wapres Gibran juga meminta percepatan pembangunan rumah sakit lapangan di wilayah terdampak.


Sejumlah posko pelayanan kesehatan yang saat ini tersebar diarahkan untuk disatukan dalam satu kawasan rumah sakit lapangan dengan kapasitas yang lebih besar. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, tertata, dan mudah diakses.


Rumah sakit lapangan diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan layanan kesehatan selama proses pemulihan fasilitas kesehatan permanen masih berlangsung.


Di tengah peninjauan, Wapres juga menyempatkan diri menyapa pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan. Kepada seorang anak yang tengah dirawat, Gibran memberikan mainan sekaligus menyampaikan doa agar segera pulih.


“Cepat sembuh, ya,” ucap Wapres.


“Terima kasih, Pak,” jawab ibu sang anak.


Kunjungan Wapres Gibran ke sejumlah fasilitas publik di Kabupaten Sikka memperlihatkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Pemerintah juga memastikan layanan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat tetap berjalan.


Mulai dari Pelabuhan Laurentius Say yang menopang konektivitas dan distribusi logistik, Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure sebagai tempat masyarakat beribadah, hingga RSUD Dr. T.C. Hillers Sikka sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, seluruhnya menjadi bagian dari perhatian pemerintah.


Melalui peninjauan langsung tersebut, Wapres menekankan pentingnya pemulihan yang memperhatikan aspek keselamatan, kelayakan, serta kebutuhan nyata masyarakat. Dengan penanganan yang cepat dan terintegrasi, pemerintah berharap aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan secara bertahap.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas