Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Rumah Sakit Manggarai Tak Memadai, Pemerintah Siapkan Rumah Sakit Lapangan untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026, 21:05 WIB

 

Rumah Sakit Manggarai Tak Memadai, Pemerintah Siapkan Rumah Sakit Lapangan untuk Korban Gempa NTT

INDOTORIAL.COM - Pemerintah bergerak cepat memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi Rumah Sakit Manggarai dinilai belum memadai untuk menampung dan memberikan pelayanan kepada seluruh pasien yang membutuhkan penanganan.


Keterbatasan kapasitas rumah sakit membuat sejumlah pasien bahkan harus menjalani perawatan di tenda-tenda. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena kebutuhan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana masih cukup tinggi, terutama bagi masyarakat dari wilayah yang mengalami dampak gempa cukup berat.


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan untuk menyiapkan Rumah Sakit Lapangan sebagai solusi sementara untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Manggarai.


Pernyataan itu disampaikan Menko PMK setelah meninjau kondisi Rumah Sakit Manggarai sekaligus calon lokasi Rumah Sakit Lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, pada Minggu, 16 Agustus 2026.


“Karena kondisi Rumah Sakit Manggarai kurang memadai, sangat tidak memadai, dan tadi punya tenda-tenda ya, pasien berada di tenda-tenda, jadi kita sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri Kesehatan untuk dibuka Rumah Sakit Lapangan,” ujar Pratikno.


Menurutnya, pembangunan Rumah Sakit Lapangan membutuhkan lahan yang cukup luas agar berbagai fasilitas kesehatan dapat ditempatkan secara memadai. Pemerintah melihat Stadion Golo Dukal sebagai salah satu lokasi yang memungkinkan karena memiliki area terbuka yang cukup luas.


Stadion Golo Dukal Jadi Alternatif Lokasi Rumah Sakit Lapangan


Pratikno menjelaskan, keberadaan Rumah Sakit Lapangan diharapkan dapat memberikan ruang pelayanan yang lebih layak bagi pasien terdampak gempa. Fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga agar layanan kesehatan tetap berjalan di tengah keterbatasan fasilitas rumah sakit yang ada.


“Jadi ini menjadi salah satu alternatif ya untuk lokasi Rumah Sakit Lapangan, karena ini butuh lahan yang cukup luas,” kata Pratikno.


Kebutuhan terhadap fasilitas tambahan tersebut juga berkaitan dengan banyaknya pasien yang datang dari wilayah terdampak. Salah satunya adalah Kecamatan Reo yang disebut sebagai salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup besar akibat gempa.


Pasien dari wilayah tersebut kemudian mendapatkan penanganan di Kabupaten Manggarai. Kondisi itu ikut meningkatkan kebutuhan terhadap kapasitas ruang perawatan dan pelayanan medis.


Karena itu, pemerintah menilai Rumah Sakit Lapangan menjadi pilihan yang cukup penting untuk segera disiapkan. Dengan adanya fasilitas tambahan, pelayanan kesehatan diharapkan tidak hanya mampu menampung lebih banyak pasien, tetapi juga memberikan kondisi perawatan yang lebih aman dan nyaman selama masa tanggap darurat.


Pemerintah Targetkan Rumah Sakit Lapangan Segera Beroperasi


Terkait waktu pembangunan dan pengoperasian Rumah Sakit Lapangan, Menko PMK belum menyampaikan jadwal pasti. Pemerintah masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Kesehatan, termasuk memastikan kesiapan lokasi dan kebutuhan fasilitas pendukung.


Pratikno menegaskan, pemerintah akan mengupayakan agar proses tersebut dilakukan secepat mungkin mengingat kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak gempa cukup mendesak.


“Itu nanti kita koordinasikan dengan Pak Menkes, jadi ini tadi kita sudah menjajaki itu, dan kemudian kita lihat lokasinya, tentu saja secepat-cepatnya, segera kami setelah ini kita koordinasi lagi dengan Pak Menteri Kesehatan,” pungkas Pratikno.


Langkah menyiapkan Rumah Sakit Lapangan menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap dampak gempa bumi di NTT. Selain penanganan korban dan pemenuhan kebutuhan dasar, keberlangsungan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam masa penanganan pascabencana.


Dengan kondisi Rumah Sakit Manggarai yang masih terbatas dan sebagian pasien harus dirawat di tenda, kehadiran Rumah Sakit Lapangan diharapkan dapat segera memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat terdampak.


Pemerintah pun terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kebutuhan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Fokusnya sederhana, tetapi sangat penting: memastikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis tetap mendapatkan pelayanan meski fasilitas kesehatan terdampak gempa masih menghadapi keterbatasan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas