Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Semarak, Seni Nusantara Teguhkan Semangat Indonesia Rumah Bersama

19 Agustus 2026, 20:34 WIB

 

HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Semarak, Seni Nusantara Teguhkan Semangat Indonesia Rumah Bersama

INDOTORIAL.COM - JAKARTA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung tidak hanya dengan suasana khidmat dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Momentum bersejarah tersebut juga diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni yang menggabungkan musik, nyanyian, tarian, hingga pencak silat.


Rangkaian pertunjukan seni itu menghadirkan pesan tentang nasionalisme, keberagaman, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Panggung kesenian bahkan sudah menghidupkan suasana Istana Merdeka sebelum upacara dimulai.


Penampilan pembuka disuguhkan Gita Bahana Nusantara (GBN) melalui sejumlah lagu daerah. Sajian tersebut kemudian dilanjutkan dengan tari kolosal yang menampilkan kekayaan seni budaya dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.


Suasana semakin meriah ketika sejumlah penyanyi wanita berbakat Tanah Air tampil membawakan lagu-lagu bertema kebangsaan. Angel Pieters membawakan “Zamrud Khatulistiwa”, Lea Simanjuntak menyanyikan “Negeriku”, sementara Dira Sugandi tampil dengan lagu “Rayuan Pulau Kelapa”.


Beragam penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Musik dan tarian tidak hanya menjadi hiburan bagi para tamu undangan, tetapi juga menjadi medium untuk memperlihatkan wajah Indonesia yang kaya akan budaya dan keberagaman.


Indonesia Rumah Bersama Hadirkan Kolaborasi Lintas Generasi


Kemeriahan seni tidak berhenti setelah upacara selesai. Gita Bahana Nusantara bersama para siswa Sekolah Rakyat kembali tampil membawakan lagu “Hari Merdeka”. Penampilan tersebut semakin memperkuat nuansa nasionalisme dalam perayaan kemerdekaan.


Setelah itu, perhatian penonton diarahkan pada pertunjukan seni spesial bertajuk “Indonesia Rumah Bersama”. Pertunjukan ini melibatkan ratusan penampil dari berbagai latar belakang dan kelompok usia.


Konsep tersebut dirancang untuk menggambarkan Indonesia sebagai rumah bersama yang dihuni oleh masyarakat dengan beragam latar belakang. Para penampil berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, penyanyi, penari, hingga atlet.


Kurator penari, Eko Supriyanto, mengatakan bahwa pertunjukan tersebut sengaja dirancang dengan konsep yang semakin inklusif. Menurutnya, semangat inklusivitas menjadi salah satu pesan penting yang ingin disampaikan melalui pertunjukan seni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


“Yang pastinya, yang paling utama dan penting adalah kita menampilkan lebih inklusif. Semakin tahun, semakin harus lebih inklusif dan semakin merata,” ujar Eko.


Pertunjukan “Indonesia Rumah Bersama” juga dikemas melalui kolaborasi berbagai bentuk seni. Nyanyian, tarian, hingga pencak silat dipadukan dalam satu rangkaian pertunjukan yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia.


Eko menjelaskan, kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan dari sisi kesenian, tetapi juga melibatkan para penampil dari berbagai kelompok. Salah satunya adalah keterlibatan Universitas Pertahanan (Unhan) dalam pertunjukan tersebut.


“Kemudian ada pertunjukan spesial, dan pertunjukan spesial ini kita juga menunjukkan betapa kolaborasi antara pertunjukan-pertunjukan dari seluruh skema yang ada di seluruh nusantara, kita gabungkan dengan Unhan, Universitas Pertahanan,” ungkapnya.


Menurut Eko, keterlibatan berbagai kelompok tersebut menjadi gambaran bahwa semangat berdaulat, adil, dan makmur juga perlu berjalan beriringan dengan nilai inklusivitas.


“Inklusivitas itu termasuk dari teman-teman Unhan, termasuk dari seniman-seniman, bahkan anak-anak kecil dari SMP, SMA, perguruan tinggi juga kita tampilkan,” pungkasnya.


“Tanah Airku” Tutup Pertunjukan dengan Suasana Haru


Rangkaian persembahan seni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI kemudian ditutup dengan lantunan lagu “Tanah Airku”. Seluruh penampil bergabung dalam satu panggung dan menyanyikan lagu tersebut bersama-sama.


Momen itu menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka. Di mimbar kehormatan, Presiden Prabowo Subianto tampak berdiri dan turut menyanyikan “Tanah Airku” bersama para undangan, peserta upacara, dan masyarakat yang hadir.


Suasana Halaman Istana Merdeka pun seketika berubah menjadi penuh haru dan kebanggaan. Ratusan penampil, para tamu, hingga masyarakat larut dalam semangat cinta Tanah Air.


Pertunjukan seni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka akhirnya tidak sekadar menjadi pelengkap seremoni. Lebih dari itu, rangkaian musik dan tari tersebut menjadi gambaran tentang Indonesia yang beragam, inklusif, dan mampu bersatu dalam satu semangat kebangsaan.


Melalui tema “Indonesia Rumah Bersama”, pesan yang disampaikan pun terasa sederhana tetapi kuat: kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, melainkan juga tentang menjaga persatuan dan memastikan setiap elemen bangsa memiliki ruang untuk tumbuh serta berkontribusi bagi Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas