Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Progres Tol Prosiwangi Ruas Gending-Besuki, Siap Perkuat Konektivitas Jawa Timur hingga Banyuwangi

11 Juli 2026, 20:31 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Progres Tol Prosiwangi Ruas Gending-Besuki, Siap Perkuat Konektivitas Jawa Timur hingga Banyuwangi

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Tol Prosiwangi) ruas Gending–Besuki di Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan usai meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar, Banyuwangi.


Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan percepatan penyelesaian proyek infrastruktur strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik, mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa.


Keberadaan Tol Prosiwangi juga memiliki peran penting sebagai penghubung utama jaringan jalan tol Trans Jawa hingga ke ujung timur Pulau Jawa. Dengan rampungnya proyek ini secara bertahap, masyarakat nantinya dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat dari Jakarta menuju Banyuwangi sebagai pintu gerbang menuju Pulau Bali.


Pembangunan Tol Prosiwangi sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas nasional yang lebih efisien, merata, dan terintegrasi. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memangkas biaya logistik, memperpendek waktu tempuh antarwilayah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sepanjang jalur tol.


Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono, menjelaskan bahwa pembangunan Tol Prosiwangi ruas Gending–Besuki sepanjang 49,7 kilometer telah mencapai progres konstruksi 100 persen sejak April 2026.


Saat ini, proyek tersebut memasuki tahapan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait sebelum memperoleh izin operasi secara penuh.


Menurut Rivan, proses pengujian tersebut meliputi berbagai aspek penting, mulai dari kelengkapan marka jalan, sistem keselamatan, drainase, kualitas konstruksi badan jalan, hingga pemeriksaan struktur jembatan agar seluruh standar teknis terpenuhi sebelum jalan tol dibuka untuk masyarakat.


Usai mendampingi Wapres dalam peninjauan, Rivan menyampaikan bahwa Gibran memberikan perhatian besar terhadap percepatan operasional ruas tol tersebut karena dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.


"Wapres mengapresiasi proyek yang telah mencapai 100 persen ini dan berharap ruas ini segera mendapatkan persetujuan laik operasi agar dapat segera dimanfaatkan," ujar Rivan.


Selain mengapresiasi capaian pembangunan, Wapres juga memberikan sejumlah masukan terkait pengembangan konektivitas menuju Banyuwangi pada tahap selanjutnya.


Menurut Rivan, Gibran menilai percepatan pembangunan jaringan jalan tol menuju Banyuwangi perlu mempertimbangkan beberapa alternatif jalur yang dinilai lebih strategis.


"Wapres memberikan masukan terkait percepatan pembangunan serta alternatif jalur menuju Banyuwangi, termasuk melalui Bondowoso dan Jember yang dinilai lebih baik, karena Jember merupakan salah satu pusat perekonomian di wilayah Jawa Timur," jelasnya.


PT Jasa Marga menargetkan Tol Prosiwangi ruas Gending–Besuki dapat mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2026. Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketika volume kendaraan biasanya mengalami peningkatan signifikan.


Sebelumnya, meski belum resmi beroperasi secara komersial, ruas tol ini telah difungsikan tanpa tarif selama periode mudik dan arus balik Lebaran, yakni mulai 14 Maret hingga April 2026.


Pengoperasian fungsional tersebut memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas. Waktu tempuh perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang sebelumnya mencapai sekitar dua jam melalui jalur Pantai Utara (Pantura), berhasil dipangkas menjadi sekitar satu jam 15 menit.


Apabila keseluruhan proyek Tol Prosiwangi hingga Banyuwangi telah selesai dibangun, waktu perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi diproyeksikan hanya membutuhkan sekitar tiga jam. Sebelumnya, perjalanan melalui jalur nasional dapat memakan waktu hingga lima jam, terutama saat lalu lintas padat.


Selain memangkas waktu perjalanan, Tol Prosiwangi juga diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Jawa Timur. Jalan tol ini akan menghubungkan berbagai kawasan industri, sentra pertanian, pusat perdagangan, hingga destinasi wisata unggulan yang tersebar di Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi.


Keberadaan jalan tol tersebut juga akan memperkuat akses menuju Pelabuhan Ketapang sebagai pintu utama penyeberangan Jawa–Bali. Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi barang diperkirakan menjadi lebih efisien, biaya logistik dapat ditekan, serta daya saing kawasan meningkat.


Tidak hanya itu, akses transportasi yang semakin mudah diyakini akan membuka peluang usaha baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu andalan perekonomian Jawa Timur.


Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran turut didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Pelaksana Tugas Sekretaris Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Suwardi.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas