Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Beri Motivasi Korban Bullying di Sekolah Rakyat Tabanan, Pesan Jangan Pernah Menyerah

8 Juni 2026, 17:39 WIB

 

Presiden Prabowo Beri Motivasi Korban Bullying di Sekolah Rakyat Tabanan, Pesan Jangan Pernah Menyerah

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan penuh motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menanggapi kisah inspiratif seorang siswa bernama Bagus yang pernah menjadi korban bullying atau perundungan sebelum bergabung di Sekolah Rakyat.


Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo mengajak seluruh peserta didik untuk tetap kuat menghadapi berbagai tantangan hidup, termasuk ejekan dan perundungan yang kerap dialami anak-anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Menurut Presiden, setiap orang pasti pernah menghadapi kritik, hinaan, bahkan ejekan. Namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah atau kehilangan semangat dalam meraih masa depan yang lebih baik.


“Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang Presiden pun sering diejek, tidak apa-apa. Yang penting hatimu teguh, hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun,” ujar Prabowo saat menyampaikan sambutannya.


Presiden menegaskan bahwa keteguhan hati dan sikap positif merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupan. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak membalas perlakuan buruk dengan kebencian.


“Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Dihina sopan, jangan kecil hati,” lanjutnya.


Pesan tersebut disampaikan Presiden setelah mendengarkan langsung kisah perjuangan Bagus, salah satu siswa SRMP 17 Tabanan yang berhasil bangkit dari masa sulit akibat perundungan yang pernah dialaminya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.


Dalam kesempatan itu, Bagus menceritakan bahwa dirinya merupakan anak dari seorang penatu dan telah kehilangan sosok ayah sejak masih kecil. Kondisi tersebut membuatnya tumbuh sebagai anak yang pendiam dan kurang percaya diri dalam bergaul dengan teman-temannya.


Bagus mengaku pernah mengalami masa-masa sulit ketika sering menjadi sasaran ejekan. Bahkan, tekanan yang dialaminya sempat membuat dirinya kehilangan semangat untuk bersekolah selama beberapa hari.


“Saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman. Saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Tetapi ibu saya terus memberikan dukungan hingga saya kembali memiliki semangat untuk belajar,” ungkap Bagus.


Perjalanan hidup Bagus mulai berubah setelah bergabung dengan Sekolah Rakyat. Program pendidikan yang digagas pemerintah tersebut tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri para siswa.


Bagus mengaku kini lebih mandiri, disiplin, dan berani berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Bahkan, berkat perkembangan positif yang ditunjukkannya, ia dipercaya menjadi Duta Anti Bullying di sekolahnya.


Tanggung jawab tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Bagus untuk membantu teman-temannya agar tidak mengalami pengalaman pahit yang pernah ia rasakan.


“Saya harap dengan gelar ini saya dapat membantu mencegah bullying di sekolah ini dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan apa yang saya rasakan sebelumnya,” katanya.


Sementara itu, Presiden Prabowo menilai kisah Bagus menjadi contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi maupun tantangan hidup tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Presiden juga menekankan bahwa banyak tokoh sukses di dunia yang berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan oleh semangat, kerja keras, dan kemauan untuk terus bangkit menghadapi kesulitan.


“Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Tetapi mereka tidak mau menyerah, tidak mau putus asa, dan selalu berusaha melihat hal-hal baik dalam kehidupan,” ujar Presiden.


Kunjungan Presiden Prabowo ke SRMP 17 Tabanan sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pendidikan karakter di lingkungan Sekolah Rakyat. Pesan yang disampaikan Presiden diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, membangun rasa percaya diri, serta berani menghadapi berbagai tantangan demi meraih cita-cita mereka.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas