Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Dorong Kerja Sama Global Demi Keadilan dan Kesejahteraan

10 Juni 2026, 17:37 WIB

 

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Dorong Kerja Sama Global Demi Keadilan dan Kesejahteraan

INDOTORIAL.COM - JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk menjalankan politik luar negeri bebas aktif sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi berbagai tantangan global. Komitmen tersebut disampaikan saat Presiden menerima surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara guna menciptakan dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera. Pesan tersebut juga menjadi penegasan bahwa Indonesia tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang telah menjadi fondasi diplomasi nasional selama puluhan tahun.


Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menjelaskan bahwa Presiden menyambut baik kehadiran para duta besar yang mewakili berbagai negara sahabat. Menurutnya, Kepala Negara memandang hubungan diplomatik yang kuat sebagai salah satu kunci untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.


“Presiden menyampaikan rasa senang atas kehadiran para duta besar yang mewakili banyak negara dan kembali menegaskan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,” ujar Wamenlu Havas kepada awak media usai prosesi penyerahan surat kepercayaan.


Indonesia Dorong Kolaborasi Internasional


Di tengah berbagai tantangan dunia, mulai dari ketidakpastian ekonomi, konflik geopolitik, hingga isu ketahanan pangan dan energi, Presiden Prabowo menilai kerja sama internasional menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.


Karena itu, Indonesia mendorong negara-negara di dunia untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor strategis. Langkah tersebut diyakini dapat menciptakan tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh bangsa.


Menurut Wamenlu Havas, Presiden menegaskan bahwa kerja sama antarnegara harus dibangun atas dasar saling menghormati, kesetaraan, dan kepentingan bersama. Dengan pendekatan tersebut, berbagai tantangan global dapat dihadapi secara kolektif dan menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dunia.


Komitmen tersebut juga sejalan dengan posisi Indonesia yang selama ini aktif berperan dalam berbagai forum internasional, baik di tingkat regional maupun global.


Penyerahan Surat Kepercayaan Jadi Awal Tugas Diplomatik


Dalam kesempatan yang sama, Wamenlu Havas menjelaskan bahwa prosesi penyerahan surat kepercayaan merupakan tradisi diplomatik yang berlaku secara internasional. Penyerahan dokumen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya tugas seorang duta besar di negara penerima.


Surat kepercayaan yang dibawa para duta besar umumnya ditandatangani langsung oleh kepala negara atau kepala pemerintahan masing-masing negara, baik presiden maupun raja, sesuai sistem ketatanegaraan yang berlaku.


Prosesi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol penghormatan dan komitmen kedua negara untuk terus menjaga serta meningkatkan hubungan diplomatik yang telah terjalin.


Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia


Usai acara resmi, Presiden Prabowo dan para duta besar melanjutkan agenda ramah tamah dalam suasana hangat dan informal. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkuat hubungan antarnegara.


Dalam pertemuan tersebut, para duta besar menyampaikan salam dari kepala negara masing-masing kepada Presiden Prabowo. Selain itu, mereka juga menyatakan keinginan untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, hingga kerja sama budaya.


Keinginan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan komunitas internasional terhadap Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting di kawasan maupun dunia.


Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berupaya menjadi jembatan dialog antarbangsa, memperkuat solidaritas global, serta berkontribusi dalam menciptakan perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan dunia. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebut kembali ditegaskan sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan internasional yang semakin dinamis.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas