Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Dialog dengan Nelayan di Lampung Timur, Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Swasembada Pangan

9 Mei 2026, 21:07 WIB

 

Wapres Gibran Dialog dengan Nelayan di Lampung Timur, Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Swasembada Pangan

INDOTORIAL.COM - Gibran Rakabuming Raka meninjau kesiapan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (08/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga berdialog langsung dengan para nelayan dan petambak udang untuk menyerap aspirasi masyarakat pesisir terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.


Kehadiran Wapres disambut antusias oleh warga yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Para nelayan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah kendala yang selama ini memengaruhi produktivitas mereka, mulai dari persoalan kuota solar subsidi hingga perizinan armada penangkapan ikan.


Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya di sektor swasembada pangan, membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah semata.


Menurutnya, pembangunan sektor pangan dan perikanan harus dilakukan secara gotong royong agar hasil yang dicapai benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama para nelayan dan petambak di wilayah pesisir.


“Pokoknya kita ingin menyukseskan program prioritas dari Bapak Presiden, terutama swasembada pangan. Program ini tidak akan berhasil kalau yang bekerja hanya pemerintah saja. Semua harus gotong royong,” ujar Wapres di hadapan warga.


Selain itu, Wapres juga memastikan pemerintah pusat terus berupaya melengkapi berbagai kebutuhan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat nelayan. Menurutnya, pemerintah memahami masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi secara bertahap.


Ia meminta masyarakat untuk bersabar sembari pemerintah melakukan percepatan penyelesaian berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan sektor perikanan dan ketahanan pangan nasional.


“Kami mohon waktu untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada. Akan kita lengkapi satu per satu,” katanya.


Dalam sesi dialog, para nelayan Desa Margasari turut menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap distribusi solar subsidi bagi kapal nelayan. Mereka menilai keterbatasan kuota solar masih menjadi salah satu hambatan utama dalam operasional melaut.


Tak hanya itu, persoalan administrasi dan perizinan armada penangkapan ikan juga menjadi sorotan masyarakat. Nelayan berharap proses perizinan dapat dipermudah sehingga aktivitas penangkapan ikan bisa berjalan lebih efektif dan tidak menghambat produktivitas mereka.


Menanggapi aspirasi tersebut, Wapres memastikan seluruh masukan masyarakat akan segera ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait. Ia juga meminta masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah setempat apabila menemukan kendala di lapangan.


“Kalau ada yang kurang terkait perizinan, kuota solar, atau hal lainnya, segera sampaikan. Akan segera kita tindak lanjuti,” tegasnya.


Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Lampung Timur. Pemerintah menilai Kampung Nelayan Merah Putih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan perikanan terpadu yang mendukung ketahanan pangan nasional.


Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan tersebut antara lain Rahmat Mirzani Djausal, Ela Siti Nuryamah, Lotharia Latif, serta Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya.


Melalui dialog langsung bersama masyarakat, pemerintah berharap berbagai persoalan nelayan dapat segera ditemukan solusi konkret sehingga produktivitas sektor perikanan nasional terus meningkat dan target swasembada pangan dapat tercapai secara maksimal.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas