INDOTORIAL.COM - Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima jajaran pengurus Federasi Hoki Indonesia (FHI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/04/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus meningkatkan prestasi pemuda di bidang olahraga, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran menegaskan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa prestasi atlet tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga dukungan sistem yang menyeluruh, mulai dari pembinaan hingga pendanaan.
Sekretaris Jenderal FHI, Yasser Arafat Suaidy, menyampaikan bahwa pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perkembangan olahraga hoki nasional. Salah satu langkah konkret yang akan ditempuh adalah mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat pendanaan atlet.
“Pemerintah akan membantu. Sesuai arahan Mas Wapres, pemerintah akan mencarikan solusi pendanaan melalui skema sponsor maupun ‘orang tua angkat’, baik dari peran strategis BUMN maupun sektor swasta,” ujar Yasser usai pertemuan.
Selain dukungan pendanaan, Wapres juga memberikan pesan khusus kepada para atlet agar tetap fokus dan terus meningkatkan prestasi. Ia mendorong atlet hoki Indonesia untuk mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus menargetkan prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
Menurut Yasser, arahan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet. “Kami diminta untuk terus fokus, berprestasi, dan juga mempertahankan medali emas yang ada serta meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, FHI juga memaparkan perkembangan prestasi hoki Indonesia yang menunjukkan tren positif. Tim indoor putra berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas secara berturut-turut pada SEA Games 2023 dan 2025. Capaian ini menjadi bukti konsistensi dan dominasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Tak hanya itu, tim outdoor putra dan putri juga berhasil memastikan diri lolos ke Asian Games 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang. Keberhasilan ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
FHI turut mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan jaminan masa depan bagi atlet berprestasi. Yasser menyebutkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 34 atlet hoki telah bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia. Selain itu, sejumlah atlet lainnya juga telah berkarier sebagai prajurit di TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara.
“Kebijakan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mendukung masa depan atlet yang telah mengharumkan nama bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Kapten Tim Nasional Hoki Indonesia, Revo Priliandro, menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang. Menurutnya, pelatnas yang terencana dan berkelanjutan sangat krusial dalam menghadapi berbagai ajang internasional.
“Seperti pelatnas jangka panjang untuk persiapan SEA Games 2027 di Kuala Lumpur, serta Asian Games terdekat pada bulan September nanti. Kami berharap ini bisa segera terealisasi,” ujar Revo.
Dengan dukungan pemerintah yang semakin kuat serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan prestasi hoki Indonesia terus meningkat. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam membangun SDM unggul melalui olahraga, serta mendorong generasi muda untuk berprestasi di kancah internasional.
(Indotorial.com)
