Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau Persiapan Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Tegaskan Komitmen Harmoni dan Toleransi

16 Februari 2026, 15:37 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Persiapan Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Tegaskan Komitmen Harmoni dan Toleransi

INDOTORIAL.COM - SEMARANG – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung persiapan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/02/2026). Kunjungan ini dilakukan usai agenda kerja di Bali dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga persatuan serta merawat harmoni di tengah keberagaman bangsa.


Peninjauan Wapres Gibran di kawasan wisata religi dan budaya tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto yang berfokus pada penguatan kohesi sosial dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama Indonesia yang majemuk.


Dalam kunjungan tersebut, Wapres memastikan kesiapan teknis rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili berjalan optimal. Mulai dari penataan kawasan klenteng, pemasangan dan penataan lampion, hingga kesiapan area utama yang akan menjadi pusat perayaan. Tak hanya itu, Wapres juga menyaksikan secara langsung pertunjukan singkat barongsai, atraksi khas Imlek yang sarat makna simbolis tentang semangat, keberuntungan, dan harapan baru dalam tradisi Tionghoa.


Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari pengelola dan masyarakat. Pengelola Yayasan Klenteng Agung Sam Poo Kong, Mulyadi, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman.


“Pesan beliau adalah tetap dijaga hal-hal seperti ini, karena Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, berbagai macam bahasa, tapi semua bisa bersama-sama merayakan kebudayaannya masing-masing dan bisa saling mendukung. Itu pesan dari beliau yang juga diamini oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah dan Ibu Wali Kota,” ungkap Mulyadi.


Menurutnya, Wapres Gibran juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan panitia dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Ribuan lampion yang telah dipasang di kawasan klenteng menjadi daya tarik visual sekaligus simbol kemeriahan perayaan. Selain itu, aspek pelestarian cagar budaya juga menjadi perhatian khusus.


“Mas Wapres juga mengapresiasi bahwa kita mempersiapkan dengan baik. Beliau melihat sendiri banyaknya lampion yang kita siapkan, kemudian juga bagaimana kawasan cagar budayanya tetap kita jaga,” imbuhnya.


Sebagai salah satu ikon wisata religi dan budaya di Kota Semarang, Klenteng Sam Poo Kong memiliki nilai historis tinggi. Kawasan ini bukan hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Tionghoa, tetapi juga representasi akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara yang telah mengakar kuat dalam sejarah Indonesia. Kehadirannya menjadi simbol bahwa perbedaan budaya bukanlah sekat, melainkan kekuatan yang memperkaya identitas bangsa.


Momentum perayaan Imlek 2577 Kongzili di Sam Poo Kong juga diharapkan mampu mendorong kebangkitan sektor pariwisata, khususnya di Jawa Tengah. Mulyadi menyampaikan harapannya agar perayaan ini menjadi magnet wisata yang berdampak pada peningkatan kunjungan dan pemulihan ekonomi masyarakat sekitar.


“Kami berharap momentum ini bisa membantu mendorong kembali sektor pariwisata yang sempat terdampak dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.


Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Klenteng Sam Poo Kong mencerminkan dukungan nyata pemerintah terhadap pelestarian budaya sebagai ruang perjumpaan lintas identitas. Lebih dari sekadar agenda seremonial, langkah ini menjadi pesan kuat bahwa toleransi, persatuan, dan penghormatan terhadap keberagaman adalah fondasi utama Indonesia.


Dengan persiapan yang matang dan dukungan pemerintah pusat maupun daerah, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Semarang diharapkan berlangsung aman, meriah, dan penuh makna. Harmoni dalam keberagaman pun kembali ditegaskan sebagai kekuatan bangsa yang tak tergoyahkan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas