Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Disambut Haru Diaspora Indonesia di Amman, Momen Hangat di Tengah Kunjungan Kerja ke Yordania

25 Februari 2026, 15:14 WIB

 

Presiden Prabowo Disambut Haru Diaspora Indonesia di Amman, Momen Hangat di Tengah Kunjungan Kerja ke Yordania

INDOTORIAL.COM - Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Amman, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, pada Selasa, 24 Februari 2026, bukan sekadar agenda kunjungan kerja biasa. Di balik rangkaian diplomasi resmi yang menjadi fokus utama lawatan tersebut, terselip momen hangat penuh haru yang memperlihatkan kedekatan seorang kepala negara dengan warganya di luar negeri.


Setibanya di hotel tempatnya bermalam, Presiden Prabowo disambut antusias oleh puluhan diaspora Indonesia yang telah menanti sejak sore hari. Para mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang menetap di Yordania tampak sumringah, tak sabar menyambut langsung pemimpin negara mereka.


Sambutan Hangat Diaspora Indonesia di Amman


Suasana lobi hotel berubah menjadi penuh kehangatan saat Presiden Prabowo tiba. Tepuk tangan dan sapaan ramah menggema, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kental. Momen paling menyentuh terlihat di pintu masuk hotel, ketika dua anak Indonesia, Arsyah dan Carissa, tampil anggun mengenakan pakaian tradisional.


Dengan penuh percaya diri, keduanya menyerahkan bunga kepada Presiden sembari mengucapkan, “Selamat datang di Amman Pak Presiden.” Presiden Prabowo pun membalas dengan senyum hangat dan jawaban singkat, “Terima kasih.”


Interaksi sederhana itu langsung memantik rasa haru di antara para diaspora yang hadir. Bagi mereka, kedatangan Presiden RI ke Amman bukan hanya kunjungan kenegaraan, tetapi juga simbol perhatian dan kedekatan pemerintah terhadap warganya di luar negeri.


Mahasiswa Indonesia di Yordania Merasa Bangga


Salah satu mahasiswi Universitas Yordania, Lulu, mengaku telah menantikan momen tersebut bersama rekan-rekannya. Ia menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kunjungan Presiden Prabowo ke Yordania.


“Kami semua turut bersukacita atas kedatangan beliau dan juga bangga banget bisa datang ke negeri Yordania ini,” ujarnya dengan penuh semangat.


Lulu juga mengungkapkan kesan mendalam saat Presiden menyempatkan diri memberikan motivasi kepada para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Menurutnya, perhatian tersebut terasa sangat personal.


“Tadi kebetulan minta semangat untuk kami semua yang berkuliah di Yordania ini dan juga beliau menyemangati kita, senang banget karena beliau ramah banget,” katanya.


Kesan serupa juga disampaikan oleh Falihah dan Isma. Bagi keduanya, pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan.


“Jujur untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Bapak Prabowo tentunya sangat senang,” ungkap mereka.


Momen Salaman Jadi Kenangan Berharga


Antusiasme juga dirasakan Firas, Rendi, dan Faruq. Kesempatan berjabat tangan langsung dengan Kepala Negara menjadi momen yang sangat berharga.


“Senang bisa bertemu langsung dengan Pak Prabowo dan alhamdulillah tadi juga bisa salaman langsung sama beliau. Masyaallah jadi senang alhamdulillah,” ujar mereka.


Bagi diaspora Indonesia di Amman, momen sederhana seperti berjabat tangan dan bertatap muka langsung dengan Presiden RI menjadi pengalaman emosional yang sulit dilupakan. Apalagi, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan, yang semakin menambah nuansa kebersamaan dan spiritualitas.


Diplomasi dan Kedekatan dengan WNI di Luar Negeri


Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Yordania memang sarat agenda diplomasi strategis. Namun, pertemuan hangat bersama diaspora Indonesia menunjukkan sisi lain dari kunjungan tersebut: komitmen untuk tetap dekat dengan warga negara Indonesia di mana pun berada.


Kehadiran Presiden di tengah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Amman menjadi suntikan semangat tersendiri bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan dan berjuang di negeri orang. Dalam konteks hubungan bilateral Indonesia–Yordania, momen ini juga memperkuat pesan bahwa diplomasi bukan hanya soal pertemuan antarnegara, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan warga negara.


Pertemuan malam itu pun menjadi bukti bahwa di tengah agenda kenegaraan yang padat, Presiden Prabowo tetap meluangkan waktu untuk menyapa diaspora Indonesia di Amman. Sebuah momen sederhana, namun penuh makna, yang akan terus dikenang oleh para mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yordania.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas