INDOTORIAL.COM - Salatiga – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunjukkan komitmennya terhadap penguatan inovasi dan peran generasi muda dalam pembangunan nasional dengan meninjau langsung berbagai produk inovatif karya civitas akademika Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/01/2026).
Kegiatan ini dilakukan usai Wapres menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk “Arah Baru Pembangunan Nasional” yang digelar di Auditorium UKSW. Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, serta Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami.
Wapres Gibran meninjau berbagai produk inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen UKSW berdasarkan keunggulan masing-masing fakultas. Beberapa di antaranya adalah inovasi teknologi ramah lingkungan dari Fakultas Sains dan Matematika, pengembangan aplikasi digital pelayanan publik dari Fakultas Teknologi Informasi, serta produk kewirausahaan sosial hasil karya Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres secara khusus mengapresiasi semangat kreativitas dan inovasi yang terus dikembangkan UKSW. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan nasional, terutama melalui riset dan inovasi yang aplikatif serta berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian Wapres adalah karya mahasiswa UKSW yang memadukan teknologi robotika dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk sektor pertanian. Inovasi lintas fakultas ini dirancang untuk memantau suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya secara otomatis menggunakan algoritma cerdas, layaknya inkubator tanaman. Teknologi tersebut bertujuan menjaga kondisi optimal tanaman sebelum ditanam di lahan terbuka.
Tak hanya berhenti pada pengembangan teknologi, sistem dan peralatan ini juga telah diikutsertakan dalam berbagai kompetisi internasional, menunjukkan daya saing mahasiswa Indonesia di kancah global.
“Kita harus apresiasi UKSW karena sudah secara konsisten mengirim mahasiswanya ke luar negeri untuk mengikuti kompetisi seperti ini,” ujar Wapres Gibran.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa Indonesia dalam ajang internasional menjadi bukti bahwa generasi muda Tanah Air memiliki kemampuan, kreativitas, dan daya saing yang tidak kalah dengan negara lain.
“Ini caranya biar kita tidak selalu jadi pasar. Harus adaptif, inovatif, dan inovasinya jelas serta punya dampak nyata, khususnya untuk sektor pertanian,” tambahnya.
Dalam dialog bersama civitas akademika, Wapres juga menyinggung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang saat ini tengah fokus memperkuat program swasembada pangan nasional. Menurutnya, pemanfaatan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan, menjadi kunci penting dalam meningkatkan kapasitas dan efisiensi sektor pertanian Indonesia.
“Pak Presiden Prabowo sekarang lagi gencar-gencarnya swasembada pangan. Jadi penting sekali pemanfaatan AI, misalnya untuk mengecek pH tanah atau penggunaan drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida,” jelas Wapres.
Ia menilai, penerapan teknologi modern di bidang pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk kembali terlibat di sektor pangan.
“Ini salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas pertanian kita sekaligus mengajak anak-anak muda kembali menekuni dunia pertanian,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan di UKSW, Wapres Gibran menanam bibit pohon Lohansung di halaman kampus. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan semangat keberlanjutan di dunia pendidikan. Sebelum meninggalkan kampus, Wapres juga menyempatkan diri makan siang bersama para mahasiswa di kantin UKSW, menciptakan suasana dialog yang hangat dan penuh keakraban.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul, inovatif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.
(Indotorial.com)
