Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penertiban Kawasan Hutan dari London, Tegaskan Komitmen Penataan Aset Negara

21 Januari 2026, 12:38 WIB

 

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penertiban Kawasan Hutan dari London, Tegaskan Komitmen Penataan Aset Negara

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan komitmennya terhadap agenda strategis nasional dengan memimpin rapat terbatas (ratas) melalui video conference untuk membahas perkembangan penertiban kawasan hutan nasional, pada Senin, 19 Januari 2026. Menariknya, rapat tersebut digelar di sela-sela kunjungan kerja Presiden Prabowo di London, Inggris, menandakan bahwa isu kehutanan tetap menjadi perhatian utama pemerintah, meski Presiden tengah berada di luar negeri.


Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa rapat ini diikuti oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang berada di Jakarta. Beberapa pejabat strategis yang turut serta antara lain Jaksa Agung, Menteri Pertahanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri Hukum, Menteri Sekretaris Negara, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).


“Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas melalui video conference dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang berada di Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026,” ujar Seskab Teddy dalam pernyataannya.


Didampingi Menteri di London


Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo tidak sendiri. Ia didampingi oleh jajaran menteri yang juga tengah menjalani kunjungan kerja di London. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Kehadiran Menteri Kehutanan dalam rapat ini menjadi sinyal kuat bahwa pembahasan dilakukan secara teknis dan mendalam, khususnya terkait kondisi terkini kawasan hutan serta langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan pemerintah.


Fokus Bahas Satgas Penertiban Kawasan Hutan


Lebih lanjut, Seskab Teddy menjelaskan bahwa rapat secara khusus membahas progres kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Satgas ini dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025, atau sekitar dua bulan setelah beliau resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.


“Rapat membahas perkembangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025,” jelas Teddy.


Satgas tersebut memiliki mandat penting untuk melakukan penertiban terhadap penguasaan dan pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai ketentuan, termasuk kawasan yang selama ini dikuasai secara ilegal atau belum memiliki kejelasan status hukum.


Penertiban Hutan Jadi Prioritas Nasional


Langkah Presiden Prabowo memimpin rapat strategis dari luar negeri ini menegaskan bahwa penertiban kawasan hutan merupakan prioritas nasional. Pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada pembenahan tata kelola lingkungan serta penataan aset negara di sektor kehutanan.


Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, penataan kawasan hutan dipandang sebagai fondasi penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha dan masyarakat.


Keterlibatan lintas kementerian dan lembaga dalam rapat ini juga menunjukkan pendekatan terpadu dan menyeluruh yang diambil pemerintah. Mulai dari aspek hukum, pertahanan, tata ruang, hingga pengawasan keuangan negara, semuanya diarahkan untuk memastikan kebijakan penertiban kawasan hutan berjalan efektif dan transparan.


Dengan terus memantau langsung kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan, bahkan dari luar negeri, Presiden Prabowo menegaskan pesan kuat bahwa perlindungan hutan Indonesia bukan sekadar wacana, melainkan agenda nyata yang terus dikawal dari tingkat tertinggi pemerintahan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas